Jelang Pujawali Pura Penataran Ped, Pemedek Luar Klungkung Minim Menyeberang ke Nusa Penida

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, pelabuhan Tribhuana, Kusamba, Klungkung, Bali, tampak lenggang, Selasa (16/6/2020)

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Warga ketika hendak menyebrang ke Nusa Penida dari Pelabuhan Tribhuana, Kusamba, Selasa (16/6/2020). Penumpang didominasi oleh warga Nusa Penida yang pulang kampung terkait pujawali di Pura Penataran Ped, Rabu (17/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, pelabuhan Tribhuana, Kusamba, Klungkung, Bali, tampak lenggang, Selasa (16/6/2020).

Padahal Rabu (17/6/2020) merupakan pujawali di Pura Penataran Ped, Nusa Penida.

Jika biasanya pelabuhan tumpah ruah oleh pemedek dari seluruh penjuru Bali, saat pagi hari penyebrangan hanya didominasi oleh warga asal Nusa Penida yang hendak pulang kampung.

"Kali ini penyebrangan hanya didominasi oleh warga Nusa Penida yang pulang kampung karena pujawali di Pura Penataran Ped. Tidak ada pemedek dari luar Klungkung, yang banyak seperti tahun-tahun sebelumnya," ujar Pengawas Pelabuhan Tri Bhuana Kusamba, I Made Suardika, Selasa (16/6/2020).

Komisi III DPRD Tabanan Minta OPD Penghasil Inovatif, Target PAD Diharapkan Tercapai

Menurut Menparekraf Secara Protokol Kesehatan Tatanan Baru Pariwisata di Bali Sudah Siap

Atasi Dampak Covid-19, Pegadaian Kanwil VII Denpasar Restrukturisasi 7.437 Nasabah

Ia menjelaskan, hal ini dikarenakan ada peraturan ketat dari pemerintah daerah jika warga tidak ber-KTP Klungkung jika menyebrang ke Nusa Penida harus tetap menunjukan surat hasil rapid test dengan hasil non reaktif, atau surat keterangan swab dengan hasil negatif Covid-19

"Masyarakat sudah mengerti dan paham dengan aturan ketat ini. Apalagi biaya rapid atau swab kan cukup mahal. Selain itu, karena pandemi ini pujawali di Pura Penataran Ped hanya sehari, sehingga warga diluar Klungkung lebih memilih untuk ngayeng dari merajan di rumah masing-masing," ungkap Made Suardika.

Hanya demikian Made Suardika tidak menampik jika Selasa (16/6/2020) ada peningkatan warga yang menyebrang ke Nusa Penida, walau tidak signifikan.

"Peningkatan sedikit saja, karena memang banyak warga Nusa Penida yang pulang kampung untuk bersembahyang. Arus balik kami prediksi paling Kamis (18/6/2020) atau Jumat (19/6/2020)," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pujawali di Pura Penataran Led Nusa Penida akan dilaksanakan, pada Buda Cemeng Klawu, Rabu (17/6/2020).

Hanya saja kondisi pandemi Covid-19, membuat pujawali kali ini akan dilaksanakan satu hari.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved