Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Agrowisata Ketahanan Pangan Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara Jembrana

kemandirian pangan melalui Agrowisata Perkebunan, Perikanan dan Peternakan dilakukan oleh Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara Jembrana

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Foto: Agrowisata Perkebunan Pertanian dan Peternakan oleh Prajurit dan Keluarga Prajurit Yonif Mekanis 741/GN. 

TRIBUN-BALI.COM,  NEGARA - Ketahanan pangan atau kemandirian pangan melalui Agrowisata Perkebunan, Perikanan dan Peternakan dilakukan oleh Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara Jembrana.

Setelah membangun Agrowisata ketahanan pangan itu, panen pun dilakukan.

Hal ini dilakukan oleh anggota TNI sebagai wujud ketahanan pangan dimasa Pandemi Covid-19.

Dilahan kurang lebih 1,5 Hektare yang berada dilingkungan Yonif Mekanis 741/GN digunakan sebagai Agrowisata Perkebunan, Perikanan dan Peternakan.

Sejumlah Puskesmas di Kabupaten Bangli Kekurangan Tenaga Sopir Ambulans

Update Covid-19: Transmisi Lokal di Bali 59,08 Persen, Kasus Positif di Indonesia Masih Tinggi

BEENEXT Melakukan Dua Pendanaan Baru dengan Fokus Utama di India, Asia Tenggara dan Jepang

Kegiatan dipelopori oleh Danyonif Mekanis 741/GN Letkol Inf Hendra Saputra selaku orang nomor satu di lingkungan korps baju loreng Jalan Udayana Kecamatan Negara itu.

Hendra menuturkan, bahwa kegiatan ketahanan pangan ini adalah penanaman jenis sayur-sayuran, umbi-umbian, ternak ayam hingga budidaya Ikan Lele sejumlah 10 ribu ekor dan ditambah 2 Ribu ekor bibit Ikan lele di Kipan C.

Agrowisata Perkebunan, Perikanan dan Peternakan dilingkungan Yonif Mekanis 741/GN adalah sebagai wujud Program Ketahanan Pangan dimasa Pandemi Covid-19, sehingga jika suatu saat terjadi hal - hal yang tidak diinginkan, Agrowisata dapat menjadi jalan keluar dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk anggota dan keluarga TNI.

"Agrowisata ini memang sebagai wujud ketahanan pangan dan mendukung pemerintah dengan Swasembada Pangan dilingkungan TNI," ucapnya Selasa (16/6/2020).

Menurut Hendra, kedepan pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan ini dikarenakan Agrowisata ini adalah bentuk kesejahtetaan bagi Prajurit dan keluarganya.

Sekaligus ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk kemudian bisa melakukan ketahanan pangan yang sama dimana memang situasi ekonomi tidak menentu.

"Tentu kami mulai dari Yonif dan akan kami tingkatkan sebagai bentuk kesejahteraan bagi Prajurit dan Keluarga," jelasnya.

Hendra menambahkan, bahwa penanaman sayuran umbi-umbian di lahan 1,5 hektare itu dilakukan oleh prajurit dan keluarga prajurit.

Dilakukan secara gotong royong dan untuk hasil nantinya akan dinikmati bersama-sama.

Prajurit dan keluarga bersama menanam, merawat dan nantinya akan memanen sayuran, umbi dan ternak ikan lele yang diternak di dalam pekarangan Markas Batalyon itu. (*).

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved