Breaking News:

Konsumsi Pare Berlebihan Tak Baik untuk Penderita Diabetes, Ini Alasannya

Ada juga yang menggunakan manfaat pare sebagai obat tradisional untuk mengatasi sakit perut, demam, batuk kronis, nyeri haid, dan gatal-gatal

kompas.com
Ilustrasi pare 

TRIBUN-BALI.COM - Pare diyakini mampu menurunkan kadar gula dalam darah.

Namun, penderita diabetes harus lebih berhati-hati saat ingin mengkonsumsi pare.

Pare adalah buah yang dihasilkan dari tumbuhan Momordica charantia. Sejumlah orang jamak mengolah pare untuk dihidangkan sebagai sayuran. 

Ada juga yang menggunakan manfaat pare sebagai obat tradisional untuk mengatasi sakit perut, demam, batuk kronis, nyeri haid, dan gatal-gatal.

Ratusan Film Menanti Diputar di Bioskop, Ini Beberapa Film Baru yang Dibintangi Aktor Populer

Awak Kendaraan Logistik yang Menyeberang ke Bali Tak Lagi Dapat Layanan Rapid Test Gratis

Penduduk Pendatang di Badung Wajib Lapor ke Kaling Hingga Punya Hasil Rapid Test

Tidak hanya itu, beberapa penderita diabetes mengkonsumsi pare dengan menghaluskannya alias dibuat jus untuk menurunkan kadar gula darah.

Pare dan diabetes

Melansir Diabetes.co.uk, pare sering digunakan sebagai obat herbal untuk penyakit diabetes tipe 2 karena mengandung beberapa zat antidiabetes.

Di antaranya charanti yang memiliki efek samping menurunkan kadar gula darah, vicine, dan senyawa mirip insulin yang dikenal sebagai polypeptide-p.

Pare juga mengandung lektin yang bisa mengurangi konsentrasi gula darah. Cara kerja lektin, bisa menekan nafsu makan dengan mengendalikan jaringan perifer di otak.

Lektin dianggap sebagai faktor utama yang bertanggung jawab menurunkan kadar gula darah setelah mengonsumsi pare.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved