Kodim 1616/Gianyar Gelar Sosialisasi Lomba Karya Jurnalistik, Ajak Media Gali Potensi TMMD Ke-108

Kodim 1616/Gianyar mengajak insan media turut menggali potensi dari aktivitas pembangunan sosial kemasyarakatan TMMD

Pendam IX/Udayana
Simakrama atau temu media Sosialisasi LKJ TMMD ke-108 Tahun 2020 di Aula Makodim 1616/Gianyar, Gianyar, Bali, Rabu (17/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 tahun 2020 ini, TNI dalam hal ini Kodim 1616/Gianyar mengajak insan media turut menggali potensi dari aktivitas pembangunan sosial kemasyarakatan ini.

Untuk wilayah Kodam IX/Udayana lokasi sasaran TMMD ke-108 Tahun 2020 ini digelar di tiga provinsi, yaitu Provinsi NTT dilaksanakan di Kodim 1602/Ende dan Kodim 1604/Kupang, selanjutnya Provinsi NTB di Kodim 1628/Sumbawa Barat, dan Provinsi Bali di Kodim 1616/Gianyar.

Hal ini disampaikan Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G dalam acara simakrama atau temu media di Aula Makodim 1616/Gianyar, Gianyar, Bali, Rabu (17/6/2020).

"Lomba Karya Jurnalistik ini bertujuan mendapatkan hasil yang terbaik dari potensi yang digali menjadi sasaran TMMD," kata Kapendam dalam rilis yang diterima Tribun Bali.

Menurutnya, media berperan besar dalam mempublikasikan kegiatan TMMD yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama pengaruhnya dalam memberikan wawasan kepada masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini, sinergitas antara media dengan stakeholder lainnya dapat terwujud lebih erat lagi.

“Dengan situasi Covid-19, setiap kegiatan yang dilaksanakan agar selalu memperhatikan dan berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19," jelasnya.

Sementara itu, Dandim 1616/Gianyar Letkol Inf Frandi Siboro selaku Dansatgas TMMD ke-108 di wilayah Gianyar menjelaskan kegiatan TMMD tahun 2020 dilaksanakan di wilayah tugasnya berlokasi di Desa Buahan Kaja dan Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Gianyar.

Sementara terkait program TMMD, pelaksanaannya dibagi menjadi dua kegiatan, yaitu kegiatan fisik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta kegiatan non fisik sebagai upaya meningkatkan semangat kebangsaan sebagai bagian dari NKRI.

Dijelaskan Dandim, pada sasaran fisik akan dilaksanakan pembukaan jalan sepanjang 2.359 meter termasuk pembuatan jembatan penghubung yang selama ini membatasi akses ke dua desa.

"Terutama dalam upaya peningkatan perekonomian, pariwisata maupun kegiatan keagamaan masyarakat, termasuk akses pendidikan yang digunakan oleh anak-anak untuk berangkat ke sekolah," kata Dandim.

Selain itu juga dilaksanakan kegiatan non fisik berupa berbagai kegiatan sosialisasi sebagai upaya pembinaan sumber daya manusia yang disesuaikan situasi dan kondisi daerah tersebut.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan tali silaturahmi antara Insan Media dengan TNI (Kodim 1616/Gianyar) demi kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai," harapnya.

(*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved