Corona di Bali

Terapkan Dua Pola, KPU Badung Rancang Pola Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung kini merancang pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tengah pandemi Covid-19.

Istimewa
Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung kini merancang pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tengah pandemi Covid-19.

Pihaknya mengatakan sesuai rapat virtual yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diikuti Menkopolhukam, KPU dan Bawaslu RI serta 270 Kepala Daerah, telah memastikan Pilkada Serentak akan dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020 nanti.

"Berkaitan dengan pilkada 2020 nanti, di Kabupaten Badung akan kita laksanakan dengan dua pola," ujar Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta, Kamis (18/6/2020).

Pihaknya mengatakan pola yang dimaksud yakni bagaimana cara meminimalkan jumlah pemilih di jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Badung.

Awalnya di Kabupaten Badung ada 800 pemilih di setiap TPS namun kini maksimal jumlah pemilih maksimal 500 pemilih.

Produksi dan Pendapatan Petani Rendah, Surata Ciptakan Model Agribisnis Tumpangsari Cabai-Tembakau

Banyuwangi Terima Kapal Baru untuk Perkuat Keamanan Perairan

Belajar dari Amerika Serikat, Kisah Pemilu di Masa Pandemi Flu Spanyol 1918

"Semua ini sesuai dengan Surat Edaran KPU RI nomor 142 yang berkaitan dengan maksimal pemilih kini sebanyak 500 pemilih," katanya.

Pihaknya menegaskan kemungkinan akan menambahkan TPS di Badung.

Selain itu pula mengoptimalkan anggaran berkaitan dengan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi penyelenggara.

"Jadi, kalau kita di Badung dengan anggaran atau dana yang kita tandatangani 1 Oktober 2019 lalu, kita masih bisa melakukan optimalisasi anggaran," katanya sembari mengatakan anggaran yang kita dapat yakni 29,9 Miliar.

Pedagang Mengeluh Pasar Sepi, Bupati Klungkung Akan Kaji Jam Buka Pasar

Oknum Notaris Ini Jalani Pelimpahan, Ditahan Terkait Kasus Penggelapan dan Pemalsuan Dokumen Tanah

Kesulitan Air Bersih, 17 Desa di Karangasem Usulkan Pengadaan Sumur Bor ke Kementerian ESDM

Pihaknya mengatakan sudah melakukan optimalisasi anggaran, penyisiran di dalam dengan anggaran sebesar 6,7 M.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved