Breaking News:

Launching Video Clip Hyena, Pameran hingga Lelang Lukisan untuk Kemanusiaan

Seniman Bali, yaitu Erick Est (Sutradara/Videofrafer), Made Bayak (Pelukis), dan Dialog Dini Hari (Musikus) melakukan kolaborasi pada karya seni Hyena

Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Dok Panitia
Launching video clip Hyena. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seniman Bali, yaitu Erick Est (Sutradara/Videofrafer), Made Bayak (Pelukis), dan Dialog Dini Hari (Musikus) melakukan kolaborasi pada karya seni Hyena.

Lukisan tercipta dari sebuah latar layar hijau saat Pohon Tua a.k.a Dadang Pranoto (Penyanyi/Gitaris Dialog Dini Hari) yang menari bergerak diiringi lagu ciptaannya, Hyena.

Pada saat yang sama, Made Bayak merespon gerakan tersebut dengan menyemprotkan cat yang sudah dipersiapkan di dalam tabung pemadam api ringan ke arah Pohon Tua.

Cipratan-cipratan cat yang telah menyembur tubuh Pohon Tua meninggalkan bekas pada layar hijau dan secara sendirinya membentuk pola-pola yang menggentarkan.

Layar hijau tersebut kemudian dibagi menjadi lima lukisan dan ini menjadi karya abstrak pertama bagi Made Bayak.

"Sebelum proses video clip yang diambil sekali ‘take’ ini, saya mengistirahatkan pikiran dan tubuh saya dua hari lamanya, dan senyata itu juga tak sengaja terjadi pada Erick EST. Proses pembuatan video clip ini bagi saya, memasuki sebuah kesadaran baru. Mungkin ini yang disebut sebagai trans," kata Made Bayak.

Kolaborasi ini menghadirkan kejadian dan karya yang tak mungkin terulang.

Ketika ide dilontarkan hingga dieksekusi, tidak ada yang bisa menebak hasilnya seperti apa.

Semua merespon dengan spontan pergerakan acak dalam waktu yang teramat singkat, yaitu sekitar 6 menit tanpa adegan ulang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved