Clekontong Mas Ajak Masyarakat Lebih Mengenal I Ketut Suada, Seniman Arja dari Tabanan

Clekontong Mas Ajak Masyarakat Lebih Mengenal I Ketut Suada, Seniman Arja dari Tabanan

TRIBUN BALI/KARSIANI PUTRI
Minggu (21/6/2020) siang Clekontong Mas tengah memandu acara Yamaha Ngerujak dengan bintang tamu, yakni I Ketut Suada, Seniman Arja dari Tabanan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Tribun Bali dan Yamaha FFS Bali kembali menyuguhkan acara menarik yang digelar secara live streaming di sosial media Tribun Bali.

Acara Yamaha Ngorte Seru Ajak Clekontong Mas atau Yamaha Ngerujak ini akan mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat dengan para seniman Bali yang telah memiliki banyak pengalaman.

Dan di edisi Minggu (21/6/2020) ini Clekontong Mas akan memandu acara dengan bintang tamu I Ketut Suada.

I Ketut Suada merupakan seniman arja asal Kabupaten Tabanan, Bali dan Ia dikenal piawai dalam memerankan sosok Wijil dalam pementasan arja.

Seniman asal Desa Bunduk, Tabanan, Bali ini mengawali karirnya dengan bergabung dalam Sekaa Arja Bianglala dan Ia kerapkali terlibat dalam Pekan Arja Se-Bali pada tahun 1986.

I Ketut Suada sendiri juga telah sering berpartisipasi menampilkan Arja baik di Bali maupun di luar Bali.

Kepada Tribun Bali, I Ketut Suada menuturkan bahwa Ia seringkali tampil di Lampung, Jakarta serta Lombok.

Selain handal dalam menampilkan Arja, Ia juga mahir dalam memainkan seni pakeliran sebagai dalang wayang kulit.

Ketika disinggung mengenai acara Yamaha Ngerujak ini, I Ketut Suada menyebut bahwa acara ini sangat menarik dan positif.

Menurutnya, acara ini mampu mengajak masyarakat untuk mengenal dan mengingat sosok para seniman Bali yang telah berpuluh-puluh tahun berkesenian di Bali.

"Pesan untuk anak-anak muda Bali yang menekuni kesenian adalah selalu ingat prinsip kesenian di Bali itu seperti ngayah dan jangan terlalu mengharapkan dan fokus kepada honor. Ingat juga untuk selalu menjaga kesehatan," pesannya.

Pria yang berusia 59 tahun ini juga menuturkan bahwa hingga kini Ia masih tetap tekun mengajarkan kesenian Arja dan Ia pun berharap kesenian Arja bisa terus lestari dan semakin diminati oleh masyarakat. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved