Corona di Bali

Desa Adat Renon Denpasar Tempel Stiker Wajib Isolasi Mandiri 14 Hari di Tembok Rumah Duktang

Duktang yang baru datang dari kampungnya dan masuk wilayah Desa Adat Renon Denpasar, wajib melaksanakan isolasi mandiri

Dok Desa Adat Renon
Penempelan stiker wajib isolasi badi duktang di Desa Adat Renon, Denpasar, Bali, Minggu (21/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penduduk pendatang atau duktang yang baru datang dari kampungnya dan masuk ke wilayah Desa Adat Renon, Denpasar, Bali, wajib melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing.

Hal ini merupakan langkah antisipasi dan kewaspadaan bersama dalam memutus penyebaran Covid-19.

Selain itu, setiap rumah penduduk yang baru datang dari kampung halamannya ditempeli stiker isolasi mandiri.

Bendesa Adat Renon, I Made Sutama, Minggu (21/6/2020), mengatakan penempelan stiker ini merupakan hasil kesepakatan Satgas Gotong Royong Penanggulangan Covid-19 Desa Adat Renon, Kecamatan Denpasar Selatan.

Pada stiker tertulis kalimat, "Perhatian bahwa penghuni rumah sedang melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari".

Saat ini terdapat 31 KK yang telah melapor diri serta wajib melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Dari puluhan duktang tersebut, sebagian besar berasal dari luar daerah Bali, serta pemantaun isolasi mandiri telah dilakukan bersama Satgas Covid-19 Desa Adat Renon.

“Jumlah tersebut didapat dari hasil pengawasan arus balik di Desa Adat Renon bersama Satgas covid-19 Desa Adat Renon,” katanya.

Dalam pengawasan ini, pihaknya memantau kelengkapan surat jalan, hasil rapid test negatif, serta penjamin dengan surat pernyataan bagi pekerja proyek bangunan.

Dengan  penempelan stiker ini, pihaknya berharap warga dapat lebih meningkatkan kewaspadaan bersama, serta tidak melakukan kontak langsung dengan warga yang melaksanakan isolasi mandiri.

“Kami berharap dari langkah ini mampu meningkatakan kewaspadaan bersama dan tentunya wilayah Desa Adat Renon dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

(*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved