Corona di Bali

Gugus Tugas Covid-19 Bali Bakal Swab Test Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Gugus Tugas Covid-19 bakal tetap melakukan swab test berbasis PCR terhadap pelaku perjalanan luar negeri

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana penumpang di terminal kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai yang dipasangi thermal scanner. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bakal tetap melakukan swab test berbasis polymerase chain reaction (PCR) terhadap pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Kebijakan itu berdasarkan Surat Edaran Nomor 270/GugasCovid19/VI/2020 tertanggal 18 Juni 2020 tentang Evaluasi Screening PPLN.

"Seluruh PPLN akan tetap dilakukan swab test dengan PCR oleh Gugus Tugas Provinsi Bali," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Minggu (21/6/2020) malam.

Namun, swab test tersebut dikecualikan kepada PPLN yang sudah memiliki Surat Keterangan Sehat (Klirens) dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nasional yang menyatakan sudah mengikuti tes PCR dengan hasil negatif Covid-19.

Dewa Indra yang juga sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali itu menuturkan mekanisme penanganan bagi PPLN.

Menurutnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali bertugas mengkoordinasikan keterlibatan pihak agen tenaga kerja dalam pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Anak Buah Kapal (ABK).

Koordinasi itu dilakukan antara lain untuk menyediakan akomodasi atau penginapan selama waktu tunggu hasil swab test PCR.

"PPLN yang tidak ada agennya, maka setelah dilakukan swab test di provinsi mohon dijemput langsung oleh kabupaten/kota, dan dikarantina sampai dengan keluarnya hasil swab test PCR," kata mantan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali itu.

Kemudian, bagi PPLN yang sudah memiliki Surat Keterangan Sehat (Klirens) dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nasional yang sudah menyatakan mengikuti tes PCR dengan hasil negatif Covid-19, setibanya di Bali akan dijemput langsung oleh labupaten/kota.

Selanjutnya oleh pihak kabupaten/kotau dapat menyerahkan yang bersangkutan kepada Satuan Tugas (Satgas) Gotong Royong Desa Adat masing-masing untuk melakukan karantina mandiri.

"Untuk hasil swab test PCR positif tetap akan ditangani langsung oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali," jelas birokrat asal Buleleng itu.

Selanjutnya, bagi PPLN yang tidak memiliki KTP wilayah Bali, namun dengan alasan khusus tinggal di Bali, maka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mengizinkan yang bersangkutan melakukan karantina mandiri.

Namun, izin karantina mandiri tersebut dapat dilakukan dengan syarat memiliki hasil swab test PCR negatif Covid-19 dan melengkapi surat pernyataan serta surat jaminan yang dapat diunduh dari http://cekdiri.baliprov.go.id.

(*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved