Corona di Bali

Update Covid-19 di Bali 21 Juni 2020: 2 Orang Meninggal, Positif Tambah 37 Orang, Sembuh 17 Orang

Update Covid-19 di Bali 21 Juni 2020: 2 orang meninggal dunia, pasien positif tambah 37 orang, sembuh 17 orang

Dokumentasi Pemprov Bali
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra memimpin rapat virtual terkait evaluasi optimalisasi pengelolaan tempat karantina, Kamis (18/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali M Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), mengabarkan update terkini perkembangan jumlah kasus positif Covid-19 di Bali, Minggu (21/6/2020).

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan ada 2 orang tambahan pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia.

"Bertambah 2 orang positif Covid-19 meninggal. Kini ada 9 orang, terdiri dari 7 WNI dan 2 WNA," katanya dalam siaran pers, di Denpasar, Bali.

Dihubungi Tribun Bali, Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya mengatakan pasien Covid-19 meninggal berasal dari Klungkung dan Denpasar.

"Dari Klungkung dan Denpasar," singkatnya.

Sementara, jumlah pasien positif Covid-19 di Bali hari ini bertambah 37 orang, secara kumulatif menjadi 1.050 orang positif Covid-19.

Pasien sembuh juga bertambah 17 orang, total 603 orang.

Jumlah korban terus bertambah, Made Indra berharap masyarakat Bali menaati segala perosedur standar protokol kesehatan agar jumlah pasien positif Covid-19 dapat diminimalisir.

"Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama," paparnya.

Kasus positif Covid-19 di Bali kebanyakan disebabkan transmisi lokal, ia pun menyebut masyarakat perlu bersinergi membantu petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapapun yang pernah kontak dekat dengan pasien positif Covid-19.

"Dengan begitu maka kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain," jelasnya.

(*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved