Kemenperin Fokus Dorong Sektor Industri, Genjot Kinerja Industri Furnitur dan Elektronik

Kami telah memetakan sejumlah sektor yang perlu dipacu kinerjanya karena punya potensi sebagai motor penggerak ekonomi saat ini

Tribun Bali/Ida Ayu Made Sadnyari
Ilustrasi FURNITUR - Pemilik N Riko Furniture, Nyoman Riko menunjukkan furnitur yang di jualnya di Jalan Raya Batubulan No 232 X, Banjar Kapal, Batubulan, Gianyar, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Selain menjaga keberlangsungan produktivitasnya, sektor manufaktur diharapkan tetap mengutamakan penerapan protokol kesehatan di tengah fase kenormalan baru.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

"Jadi, ada dua prinsip yang kini perlu dipegang oleh perusahaan, yakni tetap produktif dan aman Covid-19," kata dia dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Senin (22/06/2020).

Menurut Menperin, pihaknya fokus mendorong sektor industri agar lebih berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

Sebab, selama ini sektor manufaktur mampu memberikan sumbangsih cukup signifikan bagi perekonomian Indonesia.

Pemkab Bangli Keluarkan 17 Imbauan New Normal Bagi Industri Pariwisata di Bangli

Capaian industri manufaktur terlihat pada kuartal I-2020.

Sektor industri masih menjadi kontributor paling besar terhadap struktur PDB nasional hingga 19,98%, meskipun di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19. 

"Kami telah memetakan sejumlah sektor yang perlu dipacu kinerjanya karena punya potensi sebagai motor penggerak ekonomi saat ini," kata dia.

Salah satu sektor tersebut adalah industri furnitur, lantaran berorientasi ekspor dan padat karya.

"Kami melihat, PT Saniharto Enggalhardjo telah menjadi kebanggaan bagi bangsa, dengan mampu menghasilkan produk-produk yang klasifikasinya high-end," ujar Agus.

Halaman
123
Editor: Kambali
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved