Corona di Bali

Satgas Covid-19 Gianyar Selidiki Dugaan Aktivitas Yoga Massal di Tengah Pandemi Covid-19

Satgas Covid-19 Gianyar melakukan penyelidikan terhadap dugaan kegiatan yoga massal di Yoga massal di Hous Of Om Bali

Pixabay
Ilustrasi yoga 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYARSatgas Covid-19 Gianyar melakukan penyelidikan terhadap dugaan kegiatan yoga massal di Yoga massal di Hous Of Om Bali, Jalan Raya Bona, Kelurahan Bitera, Gianyar, Bali, Senin (22/6/2020).

Terkait apakah foto yang tersebar di media sosial adalah foto lama atau saat pandemi Covid-19, hal tersebut belum diketahui.

Namun Satgas Covid-19 mengatakan, mereka tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut sebelum tersebar di medsos.

Lurah Bitera, Gede Bagiada saat dikonfirmasi, membenarkan Hous Of Om Bali berada di kawasannya.

Dipicu Masalah Makan, Seorang Suami di Tabanan Lakukan KDRT kepada Istrinya

Pasar Rakyat di Denpasar Mulai Dipasangi Pembatas Plastik untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Polda Bali Dalami Dugaan Kebocoran Data Covid-19 di Bali

Namun terkait adanya kegiatan yoga massal tersebut, pihaknya tidak mengetahui.

Namun saat dikonfirmasi, Bagiada mengatakan, telah berkoordinasi dengan Bendesa Bitera dan Ketua Satgas Gotong Royong Bitera untuk mencari tahu kebenaran kegiatan.

“Kalau seandainya diadakan saat pandemi Covid-19 itu salah, kalaupun dibilang ini kegiatan new normal itu juga salah. Harus ada koordinasi kepada satgas Covid, bendesa Bitera, dan saya. Kalau kegiatannya dilakukan saat ini, ini kami kecolongan. Tapi untuk lebih pastinya, saya sudah koordinasi dengan bendesa dan ketua satgas Bitera untuk mencari kebenarannya,” ujarnya.

Bagiada mengimbau masyarakat, jika melakukan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, harus seizin bendesa, ketua satgas gotong royong dan lurah atau perbekel.

“Intinya, kita ini menjaga wilayah kita agar terhindari dari Covid-19, mari kita bekerjasama, berkoordinasi jika akan melakukan setiap kegiatan yang berpotensi mengumpulkan banyak orang,” tegasnya.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Desa Adat Bitera.

“Kegiatan itu tanpa sepengetahuan bendesa, dan informasinya pihak bendesa akan menindaklanjuti bersama pecalang, Bhabinkamtibmas dan Binmas. Nanti untuk lebih jelasnya hubungi saja langsung bendesa,” ujarnya.

Namun saat dikonfirmasi, Bendesa Bitera, Sumantra belum memberikan konfirmasi. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved