Terseret Ombak di Pantai Berawa

Tim SAR Kembali Dikerahkan, Rubber Boat Dikerahkan ke Lokasi Korban Terseret di Pantai Berawa

Setelah semalam melakukan pencarian, Tim Basarnas Bali bersama instansi lainnya melanjutkan pencarian seorang pria yang terseret di Pantai Berawa

Istimewa
Tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran dihari kedua, korban tenggelam di Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali pada hari Senin (22/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah semalam melakukan pencarian, Tim Basarnas Bali bersama instansi lainnya melanjutkan pencarian seorang pria yang terseret di Pantai Berawa, Senin (22/6/2020) pagi.

Peristiwa yang menghebohkan warga di Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali tersebut.

Diketahui korbannya bernama Raga Rino, laki-laki kelahiran Praigaga, 21 Mei 1994.

Yang beralamat asal Modura, Desa Modu Waimaringu, Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Member Secret Number Belajar Bahasa Indonesia Hingga Makan Bakwan Jagung Buatan Dita Karang

Kisah 3 Nelayan Sukabumi Temukan Benda Aneh Mirip Kapal Karam Via Google Maps, Terungkap Fakta Ini

Gejala Depresi pada Pria, Berikut Tanda-tandanya untuk Selamatkan Jiwa

Raga Rino yang diketahui tinggal di Padang Tawang, Babakan, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali tersebut sehari-hari bekerja di salah satu proyek didekat tempat tinggalnya.

Berdasarkan informasi yang Tribun Bali terima, ia menjadi korban ganasnya ombak di Pantai Berawa usai berenang terlalu ketengah dilokasi tersebut pada Minggu (21/6/2020) sekitar pukul 17.35 Wita.

Kantor Basarnas Bali sekitar pukul 18.05 Wita menerima laporan seorang warga bernama Ardi melalui sambungan telepon.

Gede Darmada selaku Kepala Kantor Basarnas Bali menjelaskan, usai menerima laporan langsung mengerahkan Tim SAR menuju lokasi kejadian.

"Kemarin malam tim SAR kita kerahkan. Dilokasi Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sepanjang bibir pantai. Karena hari gelap dan jarak pandang terbatas terlalu beresiko untuk menurunkan rubber boat," ujarnya, Senin (22/6/2020) pagi.

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved