Ukur Pemahaman Visi Misi Gubernur & Wagub, Koster Gelar Tes Tulis untuk Para ASN Pemprov Bali

Tes tulis tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pemahaman para stafnya.

Dokumentasi Pemprov Bali
Gubernur Bali Wayan Koster memberikan pengarahan kepada seluruh pejabat dan pegawai melalui virtual/zoom, Rabu (24/6/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster menyelenggarakan tes tertulis kepada Aparatur Sipil Negara ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

Tes tulis tersebut diberikan guna mengukur tingkat pemahaman para ASN mengenai visi dan misi Pemprov Bali.

Tes tulis tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pemahaman para stafnya.

“Sehingga saya mengetahui seberapa jauh pemahaman Kepala OPD dan stafnya terkait program yang sedang berjalan dan akan berjalan, khususnya dalam pemahaman visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru,” kata Gubernur Koster saat memberikan pengarahan kepada seluruh pejabat dan pegawai melalui virtual/zoom, Rabu (24/6/2020).

Populasi Burung Jalak Bali Meningkat Hingga 303 Ekor, Begini Kata Kepala Balai TNBB

4 Cara Hindari Pembelian Ponsel Ilegal Pasca Pemberlakuan Aturan IMEI

Militer AS Terus Lakukan Provokasi di Laut China Selatan, Pejabat Beijing Geram dan Peringatkan Ini

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali, I Ketut Lihadnyana secara virtual memberikan soal tes kepada kepala OPD yang kemudian diteruskan kepada para stafnya.

 Tes tersebut berlangsung selama 90 menit.

Gubernur Koster meminta agar ASN menyadari serta memahami betul dan tidak sekedar asal bekerja, namun hendaknya bekerja sesuai dengan landasan.

Landasan yang dimaksud adalah landasan yuridis berdasarkan peraturan perundang-undangan serta landasan yang berdasarkan visi-misi pembangunan dari gubernur dan wakil gubernur terpilih.

“Dimana kita ketahui bersama visi misi program pembangunan kita saat ini adalah Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru. Untuk itu semua program pembanguan baik jangka panjang ataupun pendek harus selaras dengan visi misi tersebut,” ujarnya.

Di samping itu, Gubernur Koster juga menekankan bahwa seluruh pegawai, baik PNS maupun non PNS harus turut menjadi juru bicara pemerintah, baik mengenai program yang sedang berlangsung, maupun program yang akan dilaksanakan.

Oleh karena itu, para pegawai harus peduli terhadap program-program pemerintah dan apa yang dilakukan oleh gubernur dan wakil gubernurnya.

“Terlebih pada masa pandemi ini, saya minta seluruh ASN selain memahami program di bidangnya masing-masing juga harus memahami program jangka panjang dan program jangka pendek yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah sehingga dalam memberikan informasi kepada masyarakat tidak salah,” tegasnya.(*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved