Corona di Bali

Puskesmas di Kecamatan Kediri Ditutup Lima Hari, Seorang Tenaga Kesehatan Positif Virus Corona

Puskesmas di Kecamatan Kediri Ditutup Lima Hari, Seorang Tenaga Kesehatan Positif Virus Corona

Tribunnews
Ilustrasi penularan virus corona. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Dua tambahan kasus positif di Tabanan merupakan hasil dari tracking kontak pada kluster RS Swasta di Tabanan, Kamus (25/6/2020).

Bahkan, salah satu pasien terbaru ini tertular melalui pasien sebelumnya (istri) yang merupakan tenaga kesehatan di RS swasta tersebut. Ia juga bekerja di salah satu Puskesmas di Kecamatan Kediri.

Sehingga Puskesmas tersebut untuk sementara tidak melakukan pelayanan atau dialihkan ke faskes terdekat lainnya ingga hasil swab tracking kontak keluar.

"Ada dua tambahan pasien hari ini, satu pasien merupakan tenaga kesehatan dan satu lagi seorang pensiunan yang merupakan keluarga dari satu tenaga kesehatan yang terpapar covid lebih dulu sebelumnya," ujar Juru Bicara GTPP Tabanan, Putu Dian Setiawan, Kamis (25/6).

Dia menjelaskan, untuk mempercepat proses tracking kontak dan kasus tak bertambah, salah satu puskesmas di Kecamatan Kediri untuk sementara tidak melayani dan dialihkan ke puskesmas terdekat.

Dan hasil tracking kontak, setidaknya ada 57 orang yang dilakukan uji swab.

"Hasil koordinasi GTPP dengan Dinas Kesehatan kemungkinan akan ditutup sampai lima hari kedepan atau sampai hasil swab ke dua keluar. Untuk pelayanan kesehatannya sementara dipindah ke faskes terdekat," jelasnya.

Dari data peta sebaran covid di Tabanan, saat ini ada 28 orang pasien yang masih dalam perawatan. Sehingga secara komulatif, total pasien di Tabanan sebanyak 59 orang, dan yang sudah sebanyak 31 orang.(mpa)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved