Corona di Bali

17 Desa Kelurahan di Denpasar Sudah Menerima Insentif PKM, Begini Ungkap Dewa Rai

Pemkot Denpasar memberikan insentif kepada desa atau kelurahan yang melaksanakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).

Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Kegiatan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) dari Desa Sidakarya, Densel, Sabtu (20/6/2020) pagi tadi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Pemkot Denpasar memberikan insentif kepada desa atau kelurahan yang melaksanakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).

Pemberian insentif ini disesuaikan dengan jumlah banjar yang ada di masing-masing desa atau kelurahan dengan besaran Rp 600 ribu per orang.

Di mana, dalam satu banjar terdapat 10 orang anggota Satgas Gotong Royong yang bertugas menjaga posko mendapatkan insentif ini.

Diketahui, semua desa maupun kelurahan yang berjumlah 43, telah melaksanakan PKM ini.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi Minggu (28/6/2020) siang, sudah 17 desa maupun kelurahan yang menerima insentif ini.

"Pemberiannya tergantung jumlah banjar.

Kalau banjarnya ada lima maka akan dapat Rp 30 juta. Kan nanti setiap banjar ada 10 orang yang dapat insentif," kata Dewa Rai.

Aturan Rapid Test Calon Penumpang Transportasi Umum Digugat ke MA, karena Merugikan & Diskriminatif

Cerita Mahfud MD Ungsikan Ibunya Setelah Tetangga Samping Rumah Meninggal Terinfeksi Covid-19

Update Covid-19: 607 Orang dalam Perawatan di Bali, Kemarin Indonesia Tambah 1385 Kasus Positif

Dewa Rai mengatakan, dana pemberian insentif ini bersumber dari APBD tahun 2020 yang merupakan hasil refocusing dari anggaran kegiatan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved