Halau Penyebaran Virus dari Pasar Galiran, Tiga Hari Pasar Pesangkan Karangasem Ditutup

Senin (29/6/2020) Pasar Pesangkan Karangasem akan dibuka kembali tapi hanya untuk warga desa setempat.

Pixabay
Ilustrasi virus corona mengintai. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pasar Pesangkan, Desa Adat Duda, Selat, Karangasem terpaksa ditutup selama tiga hari, terhitung Jumat (26/6/2020) sampai Minggu (28/6/2020).

Penutupan dilakukan untuk menekan penyebaran Covid- 19 di Duda, mengingat temuan kasus paparan Virus Corona di Karangasem terus meningkat.

Bandesa Adat Duda, Komang Sujana mengatakan, penutupan Pasar Pesangkan dikarenakan banyak pedagang yang melakukan kontak langsung ke Pasar Galiran, Klungkung.

Banyak juga pedagang dari Klungkung yang berjualan ke Pesangkan. Padahal kasus Covid- 19 di Pasar Galiran tinggi, hingga sempat ditutup juga.

"Keputusan ini kita diambil untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona di wilayah Duda. Banyak pedagang Klungkung yang berjualan di Pesangkan, begitu sebaliknya," ungkap Komang Sujana, Minggu (28/6/2020).

Rencananya, Pasar Pesangkan akan kembali dibuka mulai Senin (29/6/2020) ini, namun hanya untuk pedagang dari Desa Adat Duda.

Pedagang dari luar, tidak diperbolehkan sampai batas waktu yang ditentukan.

Keputusan ini diambil, agar pedagang dari Desa Adat Duda tidak kesulitan memasarkan hasil perkebunan.

"Untuk pedagang dari luar, rencana akan ditata kembali. Minimal bawa surat keterangan sehat sesuai protokol kesehatan yang telah ditentukan. Bawa alat pelindung diri (APD). Seperti masker, face shield," papar Komang Sujana.

Terkait pembukaan Pasar Pesangkan mulai hari ini, pihak desa telah mengatur serta menata operasional di dalam pasar.

Pedagang satu dengan lainnya berjarak 1,5 meter sampai 2 meter.

Pedagang harus memakai APD, seperti face shield, masker, dan penataan lainnya.

"Pedagang lokal yang berjualan di Pasar Pesangkan besok (hari ini) akan diimbau mentaati protokol kesehatan. Seperti cuci tangan sebelum dan sesudah berjualan. Suhu tubuh pedagang juga akan dicek sebelum masuk pasar," terang Komang Sujana.

Sujana juga sudah kerjasama dengan dua desa dinas untuk ikut serta menjaga dan memantau kondisi pasar.

"Pecalang desa adat bersama Satgas Gotong Royong dari dua desa dinas akan terus mengimbau pedagang agar mentaati protokol kesehatan," pungkas Sujana. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved