Kasus DBD Meningkat, Komisi IV DPRD Badung Minta Petugas Jumantik Lebih Intensif Lakukan Sosialisasi

Komisi IV DPRD Kabupaten Badung sangat menyayangkan kasus DVD Kabupaten Badung meningkat drastis tahun 2020 ini

Dok Badung
Ketua Komisi IV DPRD Badung I Made Sumerta. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Komisi IV DPRD Kabupaten Badung sangat menyayangkan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Badung, Bali, meningkat drastis tahun 2020 ini.

Kendati demikian komisi yang membidangi masalah kesehatan ini meminta petugas jumantik lebih intensif melakukan sosialisasi.

Ketua Komisi IV DPRD Badung I Made Sumerta mengatakan dengan kasus yang sudah meningkat tersebut juga harus ada peran serta masyarakat.

Pasalnya, jika hanya dilakukan petugas jumantik, maka tidak maksimal di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Tapi kami juga maklumi karena sekarang cuaca memang tidak menentu, terkadang hujan terkadang cerah. Tapi kan curah hujannya lebih dominan," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (28/6/2020).

Pihaknya mengatakan dengan angka yang cukup drastis peningkatannya sampai 2.300 per enam bulan, pihaknya meminta para petugas terus melakukan edukasi kepada masyarakat.

Ia meminta selain masyarakat mewaspadai pandemi Covid-19, DBD juga penting.

"Petugas seperti jumantik juga harus inten memberikan edukasi kepada masyarakat terkait apa yang harus dilakukan untuk mengelola lingkungannya, sehingga bisa mencegah adanya DBD," katanya.

Pihaknya mengakui petugas jumantik sudah mengetahui apa yang harus dilakukan.

Hanya saja mungkin kendalanya kini terjun ke lapangan secara langsung mengingat adanya pandemi ini.

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved