Corona di Bali

Pasien Covid-19 di Klungkung Stres dan Depresi, Tak Nafsu Makan Pikirkan Keluarga

Pasien Covid-19 di Klungkung Stres dan Depresi, Tak Nafsu Makan Pikirkan Keluarga

Pixabay
Update Covid-19 di Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- RSUD Klungkung hingga Minggu (28/6) merawat 40 orang pasien positif COVID-19.

Diantara pasien tersebut, beberapa diantaranya mengalami stres dan depresi.

Hal ini tentu mempengaruhi imun tubuh dari pasien tersebut.

" Kondisi semua pasien sebenarnya masih aman, tidak ada yang terlalu parah. Namun beberapa diantaranya mengalami stres dan depresi," ujar Dirut RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma, Minggu (28/6).

Ia menjelaskan, setres dan depresi yang dialami pasien COVID-19 di RSUD Klungkung sampai kehilangan nafsu makan, dan ada yang gejalanya sampai gangguan pencernaan (sembelit).

Biasanya pasien yang mengalami setres dan depresi itu karena memikirkan keluarganya di rumah.

" Sempat ada pasein sampai tidak makan karena memikirkan keluarganya di rumah," jelas Nyoman Kesuma.

Selain itu, setres dan depresi yang dialami pasien COVID-19 ini juga dikarenakan stigma sosial yang kemungkinan dialami pasien.

" Tapi yang biasanya membuat mereka setres karena memikirkan keluarganya di rumah, karena mereka diisolasi dan tidak bisa bekerja. Ada yang memikirkan anaknya, atau orang tuanya. Belum lagi keluarga mereka juga isolasi mandiri di rumah," ungkap Kesuma.

Melihat kondisi ini, tim perawatan pasien COVID-19 pun diminta untuk memberikan psikoterapi.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved