Breaking News:

PPDB SMP 2020 Jalur Perpindahan Orangtua Diumumkan, DPRD Badung Usul Jalur Zonasi Tidak Diterapkan

Dewan Badung mengusulkan agar PPDB SMP 2020 jalur zonasi tidak diterapkan

Ilustrasi: Tribun Bali/Dwi Suputra
Ilustrasi PPDB SMP 2020. 

Hal ini akan terus menimbulkan masalah setiap tahun ajaran baru.

"Banyak siswa yang tak tertampung di sekolah negeri menggunakan sistem ini. Begitu juga kita di Badung masih kekurangan sekolah, baik sekolah SMP maupun sekolah SMA," katanya.

Suyasa menyebutkan, hal ini terjadi di kawasan Badung selatan dan di wilayah Kuta.

Ia mengaku masih banyak siswa SMP tidak tertampung di SMA negeri dan jarak sekolah cukup jauh-jauh.

"Jika menggunakan sistem zonasi ini dan kuota sudah tak memenuhi, hal ini akan menjadi masalah, kemana mereka akan bersekolah. Kalau dibawa ke sekolah swasta, kita tahu kondisi pandemi Covid-19 membuat banyak masyarakat susah dalam keuangan," jelasnya, sembari mengatakan pastinya jika anaknya masuk ke sekolah swasta akan ada biaya tambahan untuk menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi.

Lanjut dikatakan, masalah itu menjadi pemikiran bersama.

Bahkan ia berharap Disdikpora memberikan kelonggaran siswa bersekolah tanpa adanya zonasi sekolah.

"Setidaknya ada kelonggaran karena kita belum mampu membangun sekolah tambahan," tungkasnya.

(*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved