Pabrik Liquid Vape Narkoba Jaringan Jakarta-Bali Digerebek, 10 Tersangka Berhasil Diringkus

Pabrik Liquid Vape Narkoba Jaringan Jakarta-Bali Digerebek, 10 Tersangka Berhasil Diringkus

Warta Kota/Budi Sam Lau Malau
Pabrik Liquid Vape Narkoba Jaringan Jakarta-Bali Digerebek, 10 Tersangka Berhasil Diringkus 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA- Pabrik rumahan atau home industry yang memproduksi liquid vape mengandung narkoba cannabinoid dan tembakau gorila, digerebek polisi di Bali, Minggu (21/6/2020).

Penggerebekan polisi itu terjadi di Perumahan Pelem Regency, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Dalam kasus tersebut, Polda Metro mengamankan 8 tersangka di Jakarta dan 3  tersangka lainnya di  Bali.

Kedelapan tersangka itu adalah FH, AAN, IK, NIKA, AAP, ANA, AEP dan K.

Dari tangan mereka disita tembakau gorilla 24,5 kg, liquid vape mengandung narkoba 7 liter, 5 botol kecil liquid vape mengandung narkoba, dan emas 150 gram hasil penjualan liquid vape.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menuturkan, penjualan liquid vape dan tembakau gorilla dilakukan komplotan tersebut secara online.

"Terungkapnya jaringan ini berawal dari pengembangan kasus dari penangkapan tersangka FH di Cawang, Jakarta Timur pada 12 Juni lalu," kata Nana di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/6/2020).

Dari tangan FH, kata Nana, saat itu ditemukan barang bukti 5 botol liquid vape mengandung narkoba cannabinoid atau ganja sintetis.

"Dari keterangan FH diketahui ia mendapatakan liquid vape mengandung narkoba itu dari Bali. Kemudian tim bergerak ke sana melakukan pendalaman," kata dia.

Di Bali, kata Nana, pihaknya melakukan penangkapan terhadap 7 tersangka lainnya dari lima lokasi.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved