Corona di Indonesia
Update Covid-19: 54,53 Persen Telah Sembuh di Bali - Pasien Sembuh di Indonesia Bertambah 1027 Orang
Jumlah kumulatif pasien Covid-19 yang sembuh sudah mencapai 771 orang atau sebesar 54,53 persen.
Penulis: Widyartha Suryawan | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM - Jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Bali bertambah sebanyak 20 orang per Minggu (28/6/2020).
Sehingga, jumlah kumulatif pasien Covid-19 yang sembuh sudah mencapai 771 orang.
Jika dipersentasekan, pasien Covid-19 yang telah sembuh di Bali sebesar 54,53 persen.
Meski demikian, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bali juga masih terus meningkat.
Per Minggu kemarin, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Bali sebanyak 1.414 kasus setelah ada penambahan sebanyak 45 orang WNI melalui transmisi lokal.
Saat ini, kasus positif Covid-19 melalui transmisi lokal ada sebanyak 1.057 kasus atau 74,75 persen dari keseluruhan kasus positif Covid-19 di Bali.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra juga mencatat ada tambahan 2 kasus kematian terkait Covid-19 di Bali sehingga totalnya menjadi 13 kasus (11 WNI dan 2 WNA).
"Jumlah pasien yang meninggal bertambah 2 orang WNI (transmisi lokal) sehingga total kumulatif pasien yang meninggal berjumlah 13 orang dengan rincian 11 WNI dan 2 WNA," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam keterangan pers yang diterima Tribun Bali, Minggu (28/6/2020).
Pasien meninggal terkait Covid-19 diketahui memiliki penyakit kronis bawaan, dan kondisinya diperparah setelah terpapar Covid-19.
Keduanya masing-masing berasal dari Denpasar dan Gianyar.
Jika dipersentasekan, kasus meninggal terkait Covid-19 di Bali sebesar 0,92 persen.
Adapun kini jumlah pasien positif dalam perawatan atau kasus aktif sebanyak 630 orang yang dirawat di 11 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah dan BPK Pering.
Sementara jika dilihat dari sebaran kasus di masing-masing kabupaten/kota, jumlah kasus Covid-19 tertinggi di Bali masih ditempati oleh Kota Denpasar.
Per Minggu (28/6/2020) kemarin, total kasus positif Covid-19 di Denpasar mencapai 509 kasus.
Kemudian disusul Kabupaten Badung (175 kasus), Bangli (146 kasus), Klungkung (143 kasus), Buleleng (126 kasus), Gianyar (105 kasus), Karangasem (79 kasus), Tabanan (61 kasus), dan Jembrana (34 kasus).
Berdasarkan data tersebut, terlihat bahwa penambahan kasus positif Covid-19 di Bangli dan Klungkung cukup tinggi sehingga menggeser Kabupaten Buleleng yang beberapa hari terakhir berada di posisi ketiga dengan kasus terbanyak.
Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menyebut penyebaran Covid-19 di Denpasar melalui klaster keluarga dalam satu rumah menjadi catatan penting.
Menurutnya, diperlukan penerapan protokol kesehatan yang lebih disiplin di dalam keluarga, terlebih bagi mereka yang anggota keluarganya memiliki mobilitas di luar rumah yang tinggi.
"Selain kasus positif akibat perjalanan dalam daerah, penyebaran Covid-19 di internal keluarga juga harus diwaspadai. Hal ini terbukti dengan jumlah OTG hasil tracing yang didominasi keluarga. Ini menjadi peringatan, harus lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan di keluarga dan masyarakat," katanya.
Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa jika melihat dari data kasus Covid-19 Kota Denpasar saat ini memang perkembangan kasus positif baru di internal keluarga terus terjadi, meskipun pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah juga masih ditemukan.
Kedua klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.
Namun lebih dari itu, rasa optimisme menurutnya harus terus dibangun dan dikobarkan.
Mengingat, jumlah pasien sembuh juga terus meningkat.
"Walaupun ada yang sambuh, juga terjadi penambahan kasus positif kembali, namun klasternya cenderung berubah, dimana kasus baru dari pelaku perjalanan dalam daerah, dan ini harus kita waspadai dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat dan disiplin lagi," katanya.
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.
Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.
Pasien Sembuh di Indonesia Bertambah 1.027 Orang
Secara nasional, jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 1.027 orang pada Minggu (28/6/2020).
Sehingga, total pasien Covid-19 yang telah sembuh di Indonesia mencapai 22.936 orang.
Meskipun demikian, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gugus Tugas Nasional) juga masih mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.198 kasus.
Sehingga, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 per hari ini Minggu (28/6/2020) totalnya menjadi 54.010 kasus.
"Positif meningkat sebanyak 1.198 sehingga totalnya adalah menjadi 54.010," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (28/6/2020).
Kemudian untuk kasus meninggal terkait Covid-19 menjadi 2.754 dengan penambahan 34 orang.
Yurianti menjelaskan, akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 17.230 pada hari sebelumnya, Sabtu (27/6/2020).
Adapun total akumulasi yang telah diuji menjadi 770.600 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 121 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 101 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 262 lab. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-update-covid-19-di-bali45.jpg)