Corona di Bali

4 Bulan Covid-19, PAD Pemkot Denpasar Merosot

Dikarenakan pandemi Covid-19 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Denpasar merosot.

Tribun Bali/I Putu Supartika
Patung Catur Muka, salah satu destinasi di Denpasar yang dipasangi QR Code. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dikarenakan pandemi Covid-19 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Denpasar, Bali, merosot.

Hal ini terjadi selama 4 bulan terakhir.

Dikarenakan hal ini Pemkot Denpasar diprediksi mengalami devisit hingga Rp 250 miliar.

Sedangkan pemasukan PAD diprediksi maksimal hanya 5 persen dari bulan-bulan biasanya.

3 Zodiak Ini Bernasib Baik di Bulan Juli 2020, Akan Bersinar dengan Terang

Saat Ini Hanya 7 Negara di Dunia yang Masih Gunakan Bensin Premium, Salah Satunya Indonesia

Mesin Mobil Kepanasan atau Overheat Hingga Jadi Mogok? Begini Gejala dan Cara Mengatasinya

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt Asisten II Setda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Edy Mulia, Selasa (30/6/2020).

Ia mengatakan, pendapatan utama Kota Denpasar dan paling tinggi berasal dari sektor pariwisata.

Akan tetapi, karena sektor pariwisata semakin melemah maka tidak bisa lagi memberikan kontribusi terhadap program kegiatan Pemkot Denpasar.

Edy Mulia mengatakan, selain sektor pariwisata, Denpasar juga ada pendapatan dari pajak bumi dan bangunan.

Namun, pembayaran masyarakat dipastikan seret karena adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan karyawan dirumahkan.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved