Ini Penjelasan Bank Bukopin soal Nasabah Sulit Tarik Dana di Rekening, DPR Soroti Isu Pemegang Saham

Pembatasan penarikan dana di beberapa cabang dilakukan dalam kondisi situasional, agar perseroan dapat memenuhi kebutuhan transaksi nasabah

kontan
ilustrasi - bank bukopin 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) buka suara terkait maraknya pemberitaan mengenai kesulitan nasabah menarik dana dari rekening Bukopin.

Serta adanya kebijakan pembatasan penarikan dana di beberapa cabang perusahaan.

Sekretaris Perusahaan Bank Bukopin Meliawati mengatakan, Bank Bukopin telah menyelesaikan permasalahan nasabah dalam hal pencairan dana dan nasabah dapat menerima penjelasan atas kondisi tersebut.

Izin Akuisisi Saham Mayoritas Bukopin oleh Kookmin Sudah Diajukan ke Regulator Indonesia dan Korea

Bank Bukopin Gelar Kegiatan Edukasi Laku Pandai Festival Klungkung Serunya Nabung

RUPS Luar Biasa Tahun 2018, Bank Bukopin Tambah Anggota Dewan Komisaris dan Direksi

"Pembatasan penarikan dana di beberapa cabang dilakukan dalam kondisi situasional, agar perseroan dapat memenuhi kebutuhan transaksi nasabah," ujarnya dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/06/2020).

Menurut Bank Bukopin, kebijakan tersebut memang menjadi penyesuaian yang perlu dilakukan dan pejabat bank tetap memberikan penjelasan kepada nasabah, sebagaimana standar pelayanan operasional perseroan.

Bukopin juga menyinggung kembali rencana KB Kookmin Bank terkait proses penambahan modal oleh pemegang saham utama untuk memperkuat fundamental Bukopin.

"Proses tersebut saat ini dalam kajian final oleh regulator, baik di Indonesia maupun di Korea Selatan," terangnya.

Selain itu, Bukopin juga menegaskan sedang mengupayakan berbagai alternatif strategis untuk penguatan kondisi terutama dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Antara lain, pendampingan oleh bank pemerintah dalam bentuk technical assistance (TA), perluasan money market line antar bank, program promosi simpanan dana nasabah dengan pilihan jangka waktu tertentu, dan sebagainya.

Isu Perubahan Pemegang Saham

Halaman
123
Editor: Kambali
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved