Breaking News:

Prolegnas 2020: Ini Sejumlah RUU Diusulkan Ditarik dan Ditunda

Badan Legislasi (Baleg) DPR mengevaluasi Program Legislasi Nasional ( Prolegnas) prioritas 2020

KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi : Suasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009) 

"Yang satu tentang BUMN mungkin tetap jalan," papar Willy.

"Komisi VII jalan dua-duanya, karena satu udah jadi UU Minerba, satu lagi tentang Energi Baru dan Terbarukan itu lagi jalan. Jadi gak ada yg didrop," sambung Willy.

Komisi VIII, terdapat satu RUU yang ditarik yaitu RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) karena tidak selesai sampai Oktober dan dipindahkan ke Prolegnas priotitas 2021.

"Satu lagi tentang bencana jalan, krn itu Cuma nunggu surpresnya aja," ucapnya.

Selanjutnya, Komisi IX terkait RUU Obat dan Makanan tetap berjalan, tetapi tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) sedang dalam pertimbangan untuk dilanjutkan

"Komisi X tentang Sistem Keolahragaan Nasional lanjut, yang didrop tantang Pramuka," ujarnya.

"Komisi XI satu Bea Materai karena itu inisiatif pemerintah besok kita tanyakan, yang dua didrop tentang Fasilitas Perpajakan untuk Penguatan Perekonomian itu masuk Omnibus Law, abis itu tentang OJK itu juga didrop," ujarnya.

Sementara untuk RUU usulan Baleg, belum diputuskan dan akan dirapatkan ke depannya. Tetapi, RUU Penyadapan kemungkinan akan ditarik.

"Baleg belum, nanti kita rapat internal," ucapnya.(*)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved