Skema Era Baru di Buleleng Mulai Disusun, Usaha Pariwisata Wajib Kantongi Sertifikat Bebas Covid

Dengan adanya sertifikat ini, diharapkan para pengunjung tidak lagi merasa khawatir terpapar Covid- 19.

Shutterstock
Ilustrasi the new normal. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Buleleng bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai menyusun skema tatanan kehidupan baru di semua sektor.

Hal itu untuk mempersiapkan diri menghadapi new normal pada 9 Juli mendatang.

Sekda Buleleng yang juga Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Buleleng, Gede Suyasa, Selasa (30/6/2020) mengatakan, draf protokol tatanan kehidupan baru sejatinya sudah selesai dibuat.

Namun, saat ini masih dikoreksi masing-masing OPD.

Khusus di sektor pariwisata, Suyasa menyebut, nantinya akan diterbitkan sertifikat di masing-masing usaha pariwisata.

Sertifikat ini akan menjadi tanda jika tempat wisata, hotel maupun restoran telah menerapkan protokol kesehatan.

Dengan adanya sertifikat ini, diharapkan para pengunjung tidak lagi merasa khawatir terpapar Covid- 19.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Made Sudama Diana menjelaskan, sertifikat usaha pariwisata bebas Covid- 19 khusus untuk hotel hintang 3, 4 dan 5 akan diterbitkan oleh Pemprov Bali.

Sementara untuk hotel bintang 1, 2 dan non-bintang, serta Destinasi Tempat Wisata (DTW) diterbitkan oleh Pemkab.

Sebelum sertifikat diterbitkan, tim verifikasi akan melakukan pengecekan sarana dan prasarana protokol kesehatan yang telah disiapkan oleh masing-masing pengelola.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved