Kisah Tragis TKW Indonesia Dianiaya Majikannya di Arab Saudi: Kalau Belum Pingsan Tak Diberi Makan

Kasus kekerasan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi kembali terjadi.

Tribun Bali/ Net
Ilustrasi Kekerasan dalam rumah tangga 

TRIBUN-BALI.COM, - Kasus kekerasan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi kembali terjadi. 

Adalah Surani Tenaga Kerja Wanita asal Dukuh Ngembat, Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah mendapat perlakuan buruk dan tak manusiawi dari majikannya di Arab Saudi

Terbongkarnya kasus kejadian kekerasan TKW tersebut justru bermula dari media sosial (medsos). 

Mengetahui peristiwa kekerasan tersebut, Pemkab Sragen langsung turun tangan dan segera bertindak. 

Pengacara Tolak Dakwaan Jaksa Terkait 3 Pimpinan Sunda Empire, Begini Alasannya

Dokter Anestesi di Jawa Timur Meninggal karena Covid-19, IDI Surabaya Berduka

Tensi Tinggi Warnai Rapat Komisi VII, Dirut PT Inalum Diusir oleh Anggota DPR Ini Hingga Gebrak Meja

Kasi Penempatan dan Informasi Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sragen, Ernawan, melaporkan kasus itu ke Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Jakarta.

"Dari awal kita memang mendapat informasi waktu itu hari Jumat (26/6/2020) dari medsos adanya penyekapan TKW dari Desa Mojorejo di Arab Saudi," kata Ernawan ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (30/6/2020).

Setelah ditelusuri, ternyata kejadian tersebut benar adanya sehingga TKW tersebut didatangi petugas dan dibawa oleh KJRI Jeddah.

Sudah lama jadi TKW

Ilustrasi TKI
Ilustrasi TKI (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

Kepala Desa Mojorejo Suharno menceritakan bahwa Surani bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Arab Saudi sudah cukup lama.

Penghasilannya digunakan untuk membiayai kebutuhan keluarga hingga membangun rumah di Sragen.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved