Breaking News:

Corona di Bali

Penanganan Covid-19 Diapresiasi Pusat, Koster Berterimakasih ke Camat, Kades dan Lurah se-Bali

Capaian ini tentunya tak terlepas dari peran aktif dan kerja keras para camat, kepala desa (kades) dan lurah se-Bali.

Dokumentasi Pemprov Bali
Gubernur Bali Wayan Koster menggelar tatap muka secara virtual dengan para camat, lurah dan perbekel se-Bali, Rabu (1/7/2020). Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, Putu Anom Agustina 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan upaya penanganan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Bali berjalan cukup baik dan memperoleh apresiasi dari pemerintah pusat.

Capaian ini tentunya tak terlepas dari peran aktif dan kerja keras para camat, kepala desa (kades) dan lurah se-Bali.

Untuk itu,  Gubernur Koster menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada camat, kades dan lurah se-Bali atas sinergi yang telah dibangun di bawah koordinasi bupati/wali kota dan komponen terkait yang tergabung dalam gugus tugas.

Hal itu Gubernur Koster sampaikan saat menggelar tatap muka secara virtual dengan para camat, lurah dan perbekel se-Bali, Rabu (1/7/2020).

Mohon Kerahayuan, Upacara Peneduh Jagat Bali, Mepekelem & Mebebangkit Digelar di Bandara Ngurah Rai

Soroti Kasus Covid-19 di Tiga Daerah,Koster Nilai Pelaksanaan PKM di Denpasar Belum Berjalan Efektif

AS Borong Obat Covid-19 Remdesivir, Eropa Kelimpungan Karena Stok 3 Bulan Kedepan Kosong

Sebanyak 679 peserta yang terdiri dari camat, lurah dan perbekal mengikuti tatap muka secara daring dengan Gubernur Wayan Koster dari lokasi masing-masing yang tersebar di seluruh Bali.

Perbekel dan lurah di sejumlah wilayah melaksanakan video conference dengan gubernur di Kantor Camat sebagai titik kumpul.

Meski mendapatkan apresiasi pusat, Gubernur Koster mengakui bahwa saat ini masih terjadi penambahan kasus positif Covid-19 yang cukup signifikan.

 “Bila dicermati, ada perubahan pola dalam penambahan kasus positif COVID-19. Di awal, kasus positif didominasi oleh imported case yang dibawa oleh para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang dipulangkan oleh perusahan tempat mereka bekerja di luar negeri, namun belakangan penambahan kasus didominasi oleh transmisi lokal,” terangnya.

Dirinya merinci secara akumulatif, data per tanggal 30 Juni 2020, Bali mencatat angka positif Covid-19 sebanyak 1493 kasus, terdiri dari 291 PMI, 53 luar daerah, 1132 transmisi lokal dan 17 kasus Warga Negara Asing (WNA).

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved