Breaking News:

Corona di Bali

Soroti Kasus Covid-19 di Tiga Daerah,Koster Nilai Pelaksanaan PKM di Denpasar Belum Berjalan Efektif

Dari ketiga wilayah tersebut, Kota Denpasar mendapat sorotan karena sudah semua desa/kelurahan ada kasus positif Covid-19.

Dokumentasi Pemprov Bali
Gubernur Bali Wayan Koster menggelar tatap muka secara virtual dengan para camat, lurah dan perbekel se-Bali, Rabu (1/7/2020). Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, Putu Anom Agustina 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berkaitan dengan penambahan kasus positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Gubernur Bali, Wayan Koster memberi perhatian pada tiga besar kabupaten/kota dengan jumlah kasus tertinggi.

Ketiga kabupaten/kota tersebut yaitu Denpasar dengan 539 kasus, Kabupaten Badung 187 kasus dan Kabupaten Klungkung 162 kasus.

 Dari ketiga wilayah tersebut, Kota Denpasar mendapat sorotan karena sudah semua desa/kelurahan ada kasus positif Covid-19.

“Untuk Denpasar, sudah semuanya (zona) merah. Jadi Denpasar menjadi wilayah yang betul-betul harus mendapat perhatian,” kata Gubernur Koster saat menggelar tatap muka secara virtual dengan para camat, lurah dan perbekel se-Bali, Rabu (1/7/2020).

AS Borong Obat Covid-19 Remdesivir, Eropa Kelimpungan Karena Stok 3 Bulan Kedepan Kosong

2,3 Juta Peserta BPJS Kesehatan Pilih Turun Kelas, Tarif Iuran Resmi Naik Mulai Hari Ini

Volume Limbah Medis di Seluruh Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Bali Capai 1,9 Ton Per Hari

Untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Ibukota Provinsi Bali ini, Gubernur minta camat, perbekel dan lurah se-Denpasar bekerja keras melakukan pencegahan melalui upaya pendisiplinan dan penertiban masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Baginya, penambahan kasus positif Covid-19 yang cukup signifikan menandakan program Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) yang dirancang Pemkot Denpasar belum terlaksana secara efektif.

“Jalankan PKM, bukan hanya menyetop kendaraan di jalan, tapi lebih difokuskan pada upaya menertibkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Penanganan COVID-19,” tandasnya.

Oleh karena itu, Gubernur meminta para camat, perbekel dan lurah agar lebih serius menangani Covid-19 di bawah koordinir Walikota Denpasar.

Untuk mempercepat penanganan COVID-19 di Kota Denpasar, ia mengaku telah bicara dengan Walikota Ida Bagus Rai Dramawijaya Mantra agar ada langkah lebih cepat dan progresif.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved