Peringati 100 Kali Kegiatan Bank Sampah BSM, 189 Nasabah Terima Punia Sembako
Peringati 100 Kali Kegiatan Bank Sampah BSM, 189 Nasabah Terima Punia Sembako
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Memperingati 100 kali kegiatan Bank Sampah BSM PKK Mangu Srikandi Br. Legian Kaja, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta serahkan secara simbolis punia sembako kepada 10 nasabah.
Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Badung tersebut juga memberikan sumbangan secara pribadi sebesar Rp 10 juta kepada PKK Mangu Srikandi Br. Legian Kaja.
"Pertama saya ingin menyampaikan terimakasih kepada lurah selaku pembina PKK Mangu Srikandi karena kami ingin reuse, reduce dan recycle ini benar-benar kita lakukan di Kabupaten Badung. Dan rolls model kita salah satunya di kawasan wisata yaitu banjar Legian Kaja ini. Untuk masalah kedepan mengenai penggunaan lahan SHGB atau Surat Hak Guna Bangunan ini kami akan serahkan hak milik ke Legian Kaja," ungkap Bupati Badung Giri Prasta, Jumat (3/7/2020).
Sementara itu Ketua Bank Sampah BSM PKK Mangu Srikandi Br. Legian Kaja, Ni Wayan Margiani menyampaikan kegiatan ini adalah sebagai bentuk kepedulian kami kepada nasabah bank sampah dari laba yang didapat.
"Dari kegiatan bank sampah kami mendapat laba dan kepedulian kami ditengah pandemi seperti ini kita bagikan hasil laba berupa paket sembako berisi beras, telor dan minyak goreng kepada 189 nasabah. Yang mana bank sampah PKK Mangu Srikandi Br. Legian Kaja kami berdiri sejak 24 Oktober 2016," imbuhnya.
Sejak 4 tahun lalu perkembangannya sampai sekarang cukup bagus di awal tahun pertama hanya memiliki 15 nasabah bertambah terus dan kini menjadi 189 nasabah baik itu nasabah rumah tangga, pasar, hotel, cafe, rumah makan dan juga ada dari sekolah.
"Selama pandemi kami tetap aktif dengan cara jemput bola ke rumah nasabah. Januari sampai Juni kemarin kami melakukan kegiatan sebanyak 23 kali dengan volume sampah mencapai 10.327.2 kilogram," tambahnya.
Harapan kami dengan penyerahan punia sembako bisa membantu nasabah dalam masa pandemi dan kedepannya makin banyak partisipasi dari masyarakat untuk menjadi bagian dari bank sampah.
"Dengan memilah sampah rumah tangga dan merubah mindset masyarakat bahwa sampah tidak berguna. Mari kita rubah sampah menjadi rupiah," ajaknya.
Kini bank sampah kami memiliki 189 nasabah dengan resapan volume sampahnya mencapai 77.003 kilogram bekerjasama dengan pengepul dari Klungkung dan Kuta.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bupati-badung-serahkan-bantuan-kepada-nasabah-bank-sampah.jpg)