Breaking News:

Saat Musim Layangan, Pelayanan PLN Selalu Alami Gangguan

“Selama musim layangan ini, hampir setiap hari kami mendapatkan laporan listrik padam. Sebagian besar disebabkan layangan. Kami sudah melakukan

dokumentasi PLN Gianyar
Layangan terbakar usai tersangkut di jaringan PLN Gianyar. Hal tersebut juga mengakibatkan listrik padam. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Selama musim layangan, kesabaran petugas PLN betul-betul diuji.

Pasalnya, hampir setiap hari jaringan mereka mengalami permasalahan akibat tersangkut layangan.

Berbagai upaya telah dilakukan agar masyarakat tidak bermain layangan di dekat jaringan.

Seperti, bekerja sama dengan perangkat desa.

Namun tetap saja, sifat ‘bengkung’ masyarakat tidak bisa diubah.

Pedanda di Gianyar Gelar Homa Pengenduh Jagat, Masyarakat Diharapkan Bersembahyang di Rumah

Pegawai Starbucks yang Usil Intip Pengunjung Lewat CCTV Langsung Dipecat

Kapolri Harap 100 Pengedar Narkoba Yang Sudah Divonis Cepat Dieksekusi Mati

Manajer Unit Layanan Pengadaan (ULP) PLN Gianyar, Billy Ramadhana, Jumat (3/7/2020) mengatakan, pihaknya hampir setiap hari mendapatkan laporan masyarakat, terkait padamnya listrik di wilayahnya.

Setiap dilakukan pengecekan, penyebabnya sebagian besar diakibatkan adanya layangan tersangkut di jaringan listrik, dimana hal tersebut mengakibatkan gardu meledak.

“Selama musim layangan ini, hampir setiap hari kami mendapatkan laporan listrik padam. Sebagian besar disebabkan layangan. Kami sudah melakukan berbagai upaya supaya masyarakat tidak bermain dekat jaringan. Tapi tidak ada perubahan respon masyarakat,” tandasnya.

Billy mengatakan, jika masyarakat tidak ingin adanya permasalahan pelayanan listrik di wilayahnya, mereka juga harus ikut aktif menjaga keamanan jaringan, dalam hal ini melarang bermain layangan dekat jaringan PLN.

Kronologi PNS Pemprov Bali Meninggal Mendadak Saat Olahraga di Renon, Kerabat Ungkap Riwayat Begini

Kim Jong Un Puji Negaranya Sendiri, Klaim Korea Utara Raih Kesuksesan Gemilang Melawan Covid-19

40 Tahanan Polda Bali Jalani Tes Swab Sebelum Dibawa ke LP Kerobokan

Sebab, meskipun PLN mengerahkan semua anggotanya untuk melakukan pengawasan, hal tersebut masih kurang optimal. Karena itu, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan.

“Mari kita bekerja sama mengawasi supaya jaringan listrik kita aman. Jika kita cuwek, yang dirugikan bukan hanya PLN, tetapi juga masyarakat."

"Apalagi saat ini, kita ketahui setiap aktivitas masyarakat tidak bisa lepas dari barang elektronik yang menggunakan tenaga listrik,” ujarnya.

Billy menegaskan, pihaknya tidak anti terhadap layang-layang. Bahkan dirinya pun mengaku senang bermain layangan.

Namun dia meminta masyarakat supaya tidak egois atau mementingkan kesenangan sendiri, tanpa memperhatikan hal yang lebih penting.

“Main layangan itu memang menyenangkan. Tapi kita juga harus memperhatikan lingkungan sekitar, supaya kesenangan kita tidak merugikan orang lain,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved