Breaking News:

Pemerintah Pusat Akan Rehab Stadion Dipta Gianyar, Ini Masukan Penting CEO Bali United Yabes Tanuri

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera merehab Stadion Dipta

Tribun Bali/M Firdian Sani
Yabes Tanuri saat dijumpai awak media di Bali United Cafe, Gianyar, Bali, Minggu (12/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera merehab Stadion Dipta, Gianyar, Bali, jelang perhelatan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Dana tahap pertama untuk renovasi ini telah disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra, yakni sebesar Rp 50 miliar.

Renovasi Stadion Dipta Gianyar segera dikerjakan, bersamaan dengan renovasi Pasar Sukawati Gianyar yang saat ini telah berlangsung.

Direncanakan, Stadion Dipta Gianyar akan direhab dengan total dana Pemerintah Pusat sebesar Rp 250 miliar.

Tentu pihak manajemen Bali United yang sudah lima tahun menjadikan Stadion Dipta Gianyar sebagai home base, punya beberapa masukan agar Stadion Dipta Gianyar lebih menawan berstandar FIFA.

Selama lima tahun ini, banyak renovasi Stadion Dipta Gianyar yang telah dilakukan manajemen Bali United dengan dana sendiri.

Saat ini, baik Bali United sebagai pengelola dan Pemerintah Kabupaten Gianyar sebagai pemilik aset Stadion Dipta Gianyar, sangat terbantu dengan kucuran dana renovasi dari Pemerintah Pusat.

Tak lama lagi, Stadion Dipta Gianyar akan memiliki kapasitas bertaraf internasional didukung sejumlah fasilitas yang telah direnovasi.

CEO Bali United Yabes Tanuri punya beberapa masukan penting untuk pemerintah jelang renovasi Stadion Dipta Gianyar.

Ia juga mengatakan telah menerima informasi terkait hal ini.

"Ya saya sudah diinfokan mengenai ini," tegas Yabes Tanuri, Minggu (5/7/2020).

Yabes Tanuri mengatakan, untuk prioritas renovasi Stadion Dipta Gianyar yang pasti ada di standardisasi Stadion Dipta Gianyar untuk memenuhi requirements atau persyaratan Piala Dunia U-20.

"Untuk item-item yang lain, saya serahkan kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Gianyar," kata Yabes Tanuri.

(*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved