Breaking News:

Evakuasi KMP Dharma Rucitra III Sedikit Terhambat Karena Terkendala Keseimbangan Kapal

Cuaca di sekitar dermaga tidak menentu, serta kondisi kapal KMP karam mengalami kebocoran di beberapa titik sehingga sulit seimbang.

Tribun Bali/Saiful Rohim
Tim Evakuasi KMP Dharma Rucitra mengevakuasi barang dan kendaraan yang berada di dalam Dharma Rucitra, Senin (6/7) siang hari. Mereka mengevakuasi dengan rubber boat. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA  - Proses evakuasi KMP Darma Rucitra III di depan Dermaga II Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan  Manggis sedikit terhambat, Senin (6/7/2020).

Cuaca  disekitar dermaga tidak menentu, serta kondisi kapal KMP karam mengalami kebocoran  dibeberapa titik sehingga sulit seimbang.

Koordinator  tim evakuasi KMP Dharma Rucitra III, Abdul Khalik, mengaku, petugas sedikit kesulitan untuk menyeimbangkan kapal mengingat ada kebocoran di sana - sini.

Sehingga dibutuhkan kekuatan dari luar agar kapal bisa seimbang seperti yang diinginkannya. Dan bisa ditarik kembali.

Sinergi PKB, PCNU dan Pemkot Denpasar, Ratusan Santri Ikuti Rapid Test Massal

Pelarian Vina, Karyawati Bank BUMN yang Gasak Uang Nasabah Miliaran Berhasil Dihentikan Polisi

Kadin Prediksi Ekonomi Indonesia Bakal Terkontraksi 6 Persen di Kuartal II 2020, Ini Penyebabnya

Tim evakuasi mengerahkan beberapa peralatan  untuk menyeimbangkan kapal.

Satu diantaranya menurunkan delapan balon air bag, serta alat terapung  lainnya berukuran 1 ton sebanyak 100 biji. Drum sekitar 500 biji yang diambilkan dari Denpasar & Banyuwangi untuk seimbangkan posisi kapal bagian kirinya.

"Alat ini digunakan untuk mengimbangi sebelah kiri. Saya mengharapkan support dari kapal, tapi tidak bisa karena ada kebocoran sana sini. Untuk membalikkan kapal itu perlu kekuatan dari luar. Balon sedang difungsikan untuk mengungkit naik ke atas dibagian kanan kapal,"ungkap Abdul, Senin (6/7).

Sedangkan dibagian kiri diberikan pemberat  alat apung untuk seimbangkan kapal ferry.

Pihaknya berdoa, hari ini (kemarin) proses evakuasi KMP Dhaarma Rucitra bisa segera dievakuasi. Sehingga proses penyeberangan bisa kembali lancar, normal seperti sebelumnya. Bongkar muat pun jadi normal.

Kepala Kesyahbandaran Otoritas & Penyebrangan (KSOP) Pelabuhan Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, mengutarakan hal sama.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved