Breaking News:

Bali United

Soal Kontrak Pemain Bali United Jelang Lanjutan Kompetisi Liga I, Ini Penegasan Yabes Tanuri

Soal Kontrak Pemain Bali United Jelang Lanjutan Kompetisi Liga I, Ini Penegasan Yabes Tanuri

Tribun Bali/M Firdian Sani
CEO Bali United Yabes Tanuri saat ditemui awak media setelah bersilaturahmi di Rumah Dinas Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, Bali, Minggu (8/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM - Sejak kompetisi Liga I Indonesia 2020 dihentikan 16 Maret 2020, akibat pandemi Covid 19, PSSI telah mengeluarkan surat keputusan tentang gaji pemain klub Liga 1 dan 2 Indonesia.

Saat itu, PSSI menetapkan kompetisi Indonesia 2020 kahar atau force majeure.

Surat itu menegaskan soal pembayaran gaji hanya 25 persen dari kontrak pemain bersama klub selama force majeure.

Setelah itu, menjelang penerapan new normal di Indonesia, PSSI kembali mengeluarkan surat keputusan kompetisi kembali digelar Oktober 2020.

Terkait hal ini, manajemen Bali United telah memikirkan kontrak kerja lanjutan pemain.

CEO Bali United Yabes Tanuri, mengaku terkait hal ini, manajemen mengikuti arahan PSSI.

"Kita mengikuti peraturan federasi saja, karena kita adalah badan dibawah federasi," tegas Yabes Tanuri, Senin (6/7/2020).

Ketika ditanya, apakah masih tetap pemotongan gaji 75 persen atau ada opsi lain seperti pemangkasan 50 persen dari nilai kontrak 2020 atau menyesuaikan tiap pemain, ketika kompetisi kembali bergulir, Yabes Tanuri mengatakan masih menunggu keputusan PSSI.

"Jawaban saya sama seperti di sebelumnya, menunggu keputusan PSSI," ujarnya.

Sementara itu, terkait kompetisi yang kembali bergulir Oktober 2020, dimana tim luar Jawa akan home base di Jawa Tengah dan Yogyakarta, Yabes Tanuri menambahkan menunggu arahan PSSI.

Hampir pasti Bali United akan berdiam di Yogyakarta nanti. Hal ini bisa menguntungkan Bali United atau sebaliknya, karena tim tidak bermain di Stadion Dipta Gianyar.

Di sisi lain, Stadion Dipta Gianyar juga akan direnovasi untuk persiapan menghadapi Piala Dunia U 20 tahun 2021.

"Kalau kita main di home base ya tentunya pasti lebih baik, tapi karena keadaan seperti ini menurut saya lokasi home tournament dimana saja, jadi kita ikut PSSI saja," jelas Yabes Tanuri. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved