Breaking News:

Corona di Bali

Jelang New Normal di Bali, Pembukaan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Masih Tunggu Petunjuk Disbud

Monumen Perjuangan Rakyat Bali masih menunggu petunjuk Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali untuk pembukaan resmi

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Putu Supartika
Wisatawan berkunjung ke Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, Bali, sebelum dilakukan penutupan beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Meskipun new normal di Bali dimulai 9 Juli 2020, namun belum semua tempat pariwisata akan dibuka.

Seperti halnya UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali atau Monumen Bajra Sandhi di Renon, Denpasar, Bali, yang masih menunggu petunjuk Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali untuk pembukaan resmi salah satu ikon pariwisata Bali itu.

"Besok Monumen Perjuangan Rakyat Bali belum dibuka, kami masih menunggu petunjuk resmi dari Kadisbud Provinsi Bali," ujar Kepala UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali Putu Suka Redaya saat dikonfirmasi Tribun Bali, Rabu (8/7/2020).

Kendati demikian, Putu selaku pihak pengelola mengaku siap kapan pun jika sudah ada instruksi petunjuk resmi untuk pembukaan Monumen Perjuangan Rakyat Bali dengan protokol kesehatan saat new normal di Bali.  

"Kami sudah menyiapkan protokol kesehatan, papan imbauan new normal, untuk petugas menggunakan masker, face shield, wastafel dan lain-lain semua sudah kami siapkan, tinggal menunggu petunjuk untuk resmi dibuka. Kalau memang sudah diizinkan walaupun untuk rombongan, kami siap buka," jelasnya

Sebab, ada tiga UPTD di bawah Dinas Kebudayaan Provinsi Bali yakni UPTD Taman Budaya, Museum Bali dan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi).

"Jadi serentak kalau buka bersamaan, kita satu pimpinan," katanya.

Diketahui, sejak mulai mewabahnya virus Corona pada akhir Januari 2020 lalu, jumlah kunjungan wisatawan ke Monumen Bajra Sandhi terus mengalami penurunan, apalagi wisatawan China.

Sejak pertengahan Maret 2020 lalu, sudah tidak ada rombongan wisatawan yang datang, meskipun kala itu masih dibuka, hingga akhirnya diputuskan ditutup sementara hingga saat ini.

Meskipun tutup, namun pengelola tetap menjaga kebersihan Monumen Perjuangan Rakyat Bali sesuai protokol kesehatan penanggulangan Covid-19

Pantauan Tribun Bali, walau monumen masih ditutup untuk objek wisata namun setiap pagi maupun sore hari masyarakat Denpasar mulai kembali mengisi waktunya dengan berolahraga di seputaran monumen tersebut.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved