Breaking News:

Kembali Gairahkan Pariwisata Bali, Koster Pantau Penerapan New Normal di Destinasi Kerta Gosa

Kembali Gairahkan Pariwisata Bali, Koster Pantau Penerapan New Normal di Destinasi Kerta Gosa

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kembali Gairahkan Pariwisata Bali, Koster Pantau Penerapan New Normal di Destinasi Kerta Gosa 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Gubernur Bali I Wayan Koster melakukan peninjuan langsung penerapan tatanan kehidupan new normal di Destinasi Monumen Puputan dan Kerta Gosa di Kota Semarapura, Klungkung, Kamis (9/7).

Ia pun akan segera merangkul para pelaku pariwisata, untuk kembali menggairahkan pariwisata di Bali.

Rombongan Gubernur Koster tiba di Kota Semarapura sekira pukul 10.00 Wita. Ia disambut langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan jajarannya di depan Monumen Puputan Klungkung.

Penerapan protokol kesehatan pun mulai diberlakukan saat masuk ke Monumen Puputa Klungkung, mulai dengan meminta rombongan gubernur mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer dan memeriksa suhu tubuh dengan thermoscan.

" Penerapan protokol kesehatan di destinasi ini sudah siap," ujar Koster.

Setelah memantau kondisi destinasi Monumen Puputan Klungkung, ia langsung menuju destinasi Kerta Gosa dan sempat memantau pelaksanaan protokol kesehatan di destinasi peninggalan Kerajaan Klungkung tersebut.

Koster pun sempat mengatakan jika dirinya baru pertama kali masuk ke Destinasi Kerta Gosa.

" Selama ini saya hanya tau Kerta Gosa dari luar saja," ungkapnya.

Seusai melakukan tinjauan, ia menyimpulkan destinasi di Kerta Gosa dan Monumen Puputan sudah siap dibuka, dan protokol kesehatan yang dilakukan sudah cukup baik.

Kedepan ia pun akan segera bertemu dan berkoordinasi dengan pelaku pariwisata, agar kedepan pariwisata di Bali kembali bergairah.

" Saya akan segera berberbicara dengan pelaku pariwisata, sehingga akhir tahun ini kami harap pariwisata Bali sudah ada peningkatan," jelasnya.

Ia juga menegaskan, dibukanya pariwisata Bali dilakukan bertahap. Saat ini destinasi wisata mulai dibuka untuk warga lokal di Bali.

Lalu 31 Juli pariwisata dibuka untuk wisatawan domestik, dan 11 September barulah dibuka untuk wisatawan mancanegara.

" Kondisi pariwisata seperti ini tidak hanya di Bali, tapi di seluruh dunia.Tidak perlu terburu-buru, pariwisata kita buka bertahap," ungkapnya. (Mit)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved