Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Update Kasus Covid-19 di Kota Denpasar, 32 Orang Sembuh, 23 Orang Positif

Update Kasus Covid-19 di Kota Denpasar, 32 Orang Sembuh, 23 Orang Positif

Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
Pixabay
Ilustrasi Coronavirus Covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Kamis (9/7/2020) angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar terus mengalami peningkatan.

Dan pada hari ini mencapai 32 orang.

Sehingga total pasien yang dinyatakan sembuh hingga saat ini 342 orang.

Angka sembuh tersebut terus meningkat hampir menyamai kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar yang masih dirawat.

Dengan akumulasi kasus positif yang masih dirawat saat ini sebanyak 419.

Selain itu, 23 orang juga dinyatakan positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, penambahan pasien sembuh terus meningkat karena perawatan yang cukup intens.

Bahkan setiap harinya trend kesembuhan saat ini melebihi dari kasus positif setiap harinya.

Hal ini menjadi optimisme bagi tim medis untuk terus melakukan upaya penyembuhan pasien yang sekarang berada di tempat karantina.

"Angka Kesembuhan terus meningkat. Semoga ini terus berlanjut. Perharinya kasus Sembuh sekarang melampaui dari kasus positif Covid-19 kendati kasus transmisi lokal juga masih terus ditemukan," katanya.

"Kami berkomitmen masih terus berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sampai tuntas," imbuhnya.

Kendati angka Sembuh terus meningkat pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk terus waspada.

Sebab, angka kasus transmisi lokal masih terus meningkat. Terutama yang paling diwaspadai adalah orang tanpa gejala (OTG).

Sebab, dari hasil secreening tanggal 6 Juni 2020 oleh pihak rumah sakit, hasilnya 23 kasus Positif dari hasil swab yang baru keluar.

Dewa Rai mengatakan, masyarakat diingatkan berhati-hati untuk OTG yang terus meningkat tajam akibat gejala ringan.

Jangan sampai penerapan tatanan kehidupan era baru ini masyarakat mengartikan sebebas tanpa melakukan protokol kesehatan.

Namun mereka harusnya paham dengan wajib tetap menerapkan protokol kesehatan karena penyebaran Covid-19 belum berakhir.

"Semuanya merupakan hasil screening di rumah sakit karena memiliki gejala ringan. Seperti batuk tidak berdahak, pilek, sesak, dan demam. Setelah diketahui hasilnya langsung di Karantina. Masyarakat juga jangan menganggap penerapan tatanan kehidupan era baru masyarakat bisa bebas begitu saja tetapi wajib menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 773 kasus positif.

Rincianya adalah 342 orang sembuh, 12 orang meninggal dunia, dan 419 orang masih dalam perawatan. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved