Breaking News:

Virus Corona

Berlipat Ganda Selama 6 Pekan Terakhir, WHO Sebut Penyebaran Covid-19 Tak Ada Tanda-tanda Penurunan

"Virus ini telah membuat sistem kesehatan di beberapa negara maju pontang-panting menghadapinya," kata Ghebreyesus

Shutterstock/Alexandros Michailidis
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus 

TRIBUN-BALI.COM - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO),  Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan total kasus positif Covid-19 di seluruh dunia telah berlipat ganda selama enam pekan terakhir.

Penyebaran virus corona juga tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan di sejumlah negara yang terdampak Covid-19 paling parah, seperti Amerika Serikat ( AS), Brasil, dan India.

Pernyataan WHO tersebut datang setelah Inggris melonggarkan karantina dengan mengizinkan orang-orang masuk atau keluar di negara tersebut.

 "Virus ini telah membuat sistem kesehatan di beberapa negara maju pontang-panting menghadapinya," kata Ghebreyesus sebagaimana dilansir dari Sky News, Jumat (10/7/2020).

Update Covid-19 Di Bali: Bertambah 31 Pasien Sembuh, Total 882 Orang Dalam Perawatan

Panen Ikan Sidat di Banyuwangi, Menteri Edhy: Kualitasnya Terbaik

Golkar Matangkan Rekomendasi di 4 Daerah, untuk Karangasem dan Bangli Dipastikan Turun Minggu Ini

Dia mengatakan ketika sebuah negara menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, penyebaran virus corona akan terkendali.

"Namun kenyataannya, (penyebaran) virus ini tidak terkendali. Malah semakin buruk," ujar Ghebreyesus.

Sebanyak 11,8 juta orang dilaporkan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah tersebut, 544.000 orang meninggal dunia.

"Dan penyebaran virus ini semakin mengebut," tegas Ghebreyesus.

Beberapa waktu lalu, AS secara resmi keluar dari keanggotaan WHO.

Presiden AS, Donald Trump mengatakan WHO gagal menangani pandemi dan telah berada di bawah kendali China.

Halaman
123
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved