Breaking News:

Australia Tambah Kuota Visa Kerja dan Liburan bagi Warga Negara Indonesia atau WNI Jadi 4.100 Orang

Di bidang pengembangan SDM, Indonesia mendapatkan manfaat di IA-CEPA seperti komitmen peningkatkan work and holiday visa atau WHV

Editor: Kambali
wordpress.com
Opera House dikenal sebagai simbol pariwisata kota di Australia. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, Australia sudah menaikkan kuota pengajuan visa kerja dan liburan (working and holiday visa) menjadi 4.100 orang.

Menurut Agus, hal ini merupakan salah satu komitmen dari Perjanjian Kemitraan Komprehensif Bidang Ekonomi antara Indonesia dan Australia atau Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

"Di bidang pengembangan SDM, Indonesia mendapatkan manfaat di IA-CEPA seperti komitmen peningkatkan work and holiday visa atau WHV," kata ujar Agus dalam konferensi pers, Jumat (10/07/2020).

"Saat ini kuota Indonesia hanya 1.000 orang dan kuota ini habis dalam hitungan jam karena peminatnya sangat banyak. Oleh karena itu kami tingkatkan menjadi 4.100 saat IA-CEPA berlaku," tambahnya.

Australia Terpaksa Tutup Perbatasan karena Covid-19, Pertama Kali dalam 100 Tahun Terakhir

Media Australia Sebut Indonesia Bisa Jadi Hotspot Virus Corona Dunia, Ini Yang Dikhawatirkan

Menurut Agus, kuota visa kerja dan liburan ini pun akan terus meningkat setiap tahunnya, dan akan menjadi 5.000 orang di tahun keenam implementasi IA-CEPA.

Berdasarkan dokumen side letters dari IA-CEPA, maka di tahun kedua IA-CEPA diimplementasikan, maka kuota visa kerja dan liburan akan meningkat menjadi 4.264 orang.

Di tahun ketiga meningkat menjadi 4.435 orang, tahun keempat menjadi 4.612 orang, tahun kelima 4.796 orang dan tahun keenam dan seterusnya 5.000 orang.

Percaya Konspirasi, 10 Ribu Orang di Wilayah Zona Merah Covid-19 di Australia Menolak Dites

Menyambut IA-CEPA, BSN Dorong UMKM Tembus Pasar Australia

Penambahan tersebut akan dilakukan setiap tanggal 1 Juli setiap tahun dan Australia dan Indonesia akan meninjau kembali batas tahunan tersebut dalam tahun keenam persetujuan.

Tak hanya peningkatan visa kerja dan liburan, Agus juga mengatakan, salah satu manfaat dari IA-CEPA adalah adanya alokasi training dengan kuota 200 orang ke Australia setiap tahun, dengan masa tinggal 6 bulan untuk tenaga kerja di sektor pendidikan, pariwisata, telekomunikasi, pengembangan infrastruktur, kesehatan, energi pertambangan, jasa keuangan, serta teknologi informasi dan komunikasi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul, Asyik, Australia tambah kuota visa kerja dan liburan bagi WNI jadi 4.100 orang, https://nasional.kontan.co.id/news/asyik-australia-tambah-kuota-visa-kerja-dan-liburan-bagi-wni-jadi-4100-orang

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved