Breaking News:

Corona di Bali

Kapolres dan Dandim Bangli Lakukan Simulasi New Normal di Toya Devasya

Kapolres Bangli bersama Dandim 1626/Bangli memimpin simulasi protokol kesehatan dalam rangka penerapan tatanan kehidupan baru

Dok Bangli
Simulasi - Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan ketika melakukan simulasi protokol kesehatan di Toya Devasya, Bangli, Bali, Minggu (12/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kapolres Bangli bersama Dandim 1626/Bangli memimpin simulasi protokol kesehatan dalam rangka penerapan tatanan kehidupan baru, Minggu (12/7/2020).

Upaya tersebut dilakukan pasca dibukanya objek wisata oleh Gubernur Bali, agar para pengunjung mampu menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh para pengelola objek wisata.

Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan menjelaskan, simulasi ini merupakan langkah kesiapan dalam menyambut new normal di objek wisata, tertutama dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan.

Kegiatan simulasi berlokasi di objek wisata Toya Devasnya, mengingat tempat tersebut meeupakan ikon Bangli yang terkenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Dasar inilah yang kami gunanakan untuk menjadikan Toya Devasya sebagai proyek percontohan simulasi," ucapnya.

Lanjut Kapolres Bangli, kegiatan simulasi meliputi sterilisasi dengan melakukan penyemprotan disinfektan oleh karyawan Toya Devasya.

Apabila ada pengunjung yang tidak menggunakan masker, pihak pengelola akan memberi pengunjung  tersebut masker.

"Pengunjung juga diwajibkan cuci tangan di tempat yang sudah tersedia dengan sabun dan air mengalir. Disamping juga pemeriksaan suhu tubuh. Jika ditemukan pengunjung yang memiliki suhu tubuh diatas 37,5 derajat celsius, dilakukan asistensi oleh petugas poliklinik Toya Devasya, selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Kintamani," ungkapnya.

Sementara itu, Manager Toya Devasya Ketut Mardjana mengungkapkan, terhadap pengunjung yang telah dinyatakan sehat, selanjutnya melakukan pembelian tiket paket restoran di loket yang telah disediakan.

Pengunjung akan diberikan paket gelang sebagai pengganti uang.

Pihaknya menambahkan, pengunjung yang masuk ke lokasi Toya Devasya tetap harus memperhatikan physical distancing dan social distancing, baik saat berada di ruang ganti, kolam, ataupun kamar mandi, begitupun saat berada di restoran.

Mardjana mengatakan bagi pengunjung yang hendak makan, diwajibkan mencuci tangan di tempat yang telah tersedia.

Setelah pengunjung menikmati hidangan, petugas Toya Devasya melakukan pembersihan/penyemprotan pada setiap meja makan dengan menggunakan disinfektan.

"Pemesanan makanan ataupun minuman oleh pengunjung tetap dilakukan secara bergiliran. Setiap meja tempat makan sudah diberikan tanda silang, untuk mengatur jarak. Kolam yang disediakan kepada pengunjung juga dibatasi maksimal 25 orang. Dengan dilakukan simulasi protokol kesehatan ini, diharapkan pengunjung mampu menerapkannya dan mencegah penyebaran Covid-19. Sehingga kasus Covid-19 di Bangli menurun dan ekonomi di bidang pariwisata semakin meningkat," harapnya.

(*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved