Breaking News:

Lempari Truk dengan Batu Krikil, Pemuda 18 Tahun Mengaku Hanya Iseng

Seorang pemuda asal Desa Sanggalangit Buleleng harus berurusan dengan polisi karena melakukan pelemparan batu krikil ke truk yang melintas

Net
Ilustrasi lempar batu. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Seorang pemuda asal Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, berinisial KDS (18), kini harus berurusan dengan polisi.

Ini akibat ulahnya yang nekat melempari sebuah truk yang tengah melintas di wilayah Desa Sanggalangit, dengan menggunakan batu krikil.

Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana dikonfirmasi, Minggu (12/7/2020), mengatakan aksi pelemparan batu krikil ini dilakukan KDS pada Sabtu (11/7/2020) dini hari kemarin.

Truk mulanya berangkat dari Kecamatan Kintamani, Bangli, dan hendak menuju ke Surabaya lewat jalur Buleleng.

Saat melintas di Desa Sanggalangit, truk kemudian dilempari menggunakan batu krikil oleh KDS.

Aksi ini lantas viral di sosial media.

Kasus Sembuh Covid-19 di Denpasar Tercatat 31 Orang, Positif Bertambah 37 Orang

Roni Afandi Incar Korban di Jalan Sepi, Hasil Curian Dipakai Bayar Cicilan Motor

Dua Pasien Positif dan Seorang PDP Covid-19 di Jembrana Sembuh dan Dipulangkan

PDP 131 Meninggal Dunia, Hasil Swab Belum Keluar, Jenazah Dititip di RSUD Buleleng

Hingga akhirnya polisi bergegas melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan KDS.

Kepada polisi, KDS mengaku aksi tersebut ia lakukan semata-mata hanya karena iseng.

Sementara korban, hingga saat ini belum melapor ke Mapolsek Gerokgak, sehingga KDS tidak ditahan.

Ia hanya diberikan pembinaan, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Kerusakannya sih tidak terlalu parah. Batu krikil itu tidak sampai memecahkan kaca truk. Kasus juga belum dilaporkan oleh korban. Sementara pelaku, awalnya hanya nongkrong. Kemudian dia iseng melempari truk yang lewat dengan krikil. Kasus ini murni hanya karena iseng saja. Tidak ada motif lain," jelas Kompol Widana.

Mengantisipasi hal serupa kembali terjadi, Kompol Widana mengimbau kepada seluruh pengendara untuk lebih berhati-hati, serta segera melapor ke mapolsek bila saja mengalami tindak kejahatan.

Pun pihaknya akan rutin menggelar patroli di jalur-jalur rawan.

(*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved