Breaking News:

Penyelundupan Penyu di Bali

Masih di TCEC Serangan, Penyu Hasil Tangkapan Penyelundupan Rencananya Dilepasliarkan Besok

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali mengevakuasi 36 ekor penyu yang berhasil diamankan oleh Tim Subdit Gakkum Polairud Polda Bali

BKSDA Bali
BKSDA Bali dan TCEC mengevakuasi dan melakukan pengukuran tubuh penyu satwa dilindungi serta pemasangan tagging di TCEC (Turtle Conservation and Education Center) Serangan, Denpasar, Bali, pada Minggu (12/7/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali mengevakuasi 36 ekor penyu yang berhasil diamankan oleh Tim Subdit Gakkum Polairud Polda Bali dari upaya penyelundupan.

Kepala BKSDA Bali, Dr. R. Agus Budi Santosa S.Hut. MT menerangkan saat ini satwa dilindungi itu berada di TCEC (Turtle Conservation and Education Center) Serangan, Denpasar, Bali, pada Minggu (12/7/2020).

Balai KSDA Bali dalam hal ini Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Seksi Konservasi Wilayah 1, Staf Urusan Perlindungan dan Petugas Resort Denpasar bersama Mapolair Benoa telah melakukan evakuasi Barang Bukti penyu sebanyak 36 ekor.

Penyu-penyu tersebut merupakan hasil pengamanan kapal angkut satwa ilegal di Perairan Serangan pada hari Sabtu, 11 Juli 2020 oleh Subdit Gakkum Polairud Polda Bali.

Tim Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Bali Berhasil Gagalkan Penyelundupan Puluhan Penyu Hijau

Dit Polairud Polda Bali Amankan 36 Ekor Penyu Hijau Hasil Penyeludupan

Putra Amitabh Bachchan Minta Jangan Panik Saat Ayahnya Terinfeksi Covid-19

"Penyu-penyu saat ini berada di TCEC serangan untuk dilakukan assesment. Dengan menggunakan kendaraan Balai dan dari TCEC, 36 ekor penyu tersebut dievakuasi dan dilakukan pengukuran tubuh serta pemasangan tagging pada pukul 10.00 wita," ujar Agus saat dikonfirmasi Tribun Bali siang ini.

Rencananya, kata Agus, penyu itu akan dilepasliarkan pada Senin (13/7/2020) esok.

Namun pihaknya belum dapat memastikan lokasi pelepasliaran karena akan berkoordinasi dulu dengan Polda Bali.

Saat ini satwa langka yang dilindungi UU tersebut sudah berada di TCEC (Turtle Conservation and Education Center) Serangan untuk direhabilitasi sebelum dilepasliarkan kembali ke alam bersama 12 ekor penyu hasil sitaan kasus sebelumnya.

"Tergantung kondisi penyunya, kalau sehat layak lepas liar besok pagi atau siang paling lama, sementara untuk tempatnya belum dipastikan, kita komunikasikan dengan Kapolda," katanya. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved