Breaking News:

Satgas Covid-19 Gianyar Mulai Batasi Penyampaian Data Kasus Corona

Masyarakat seperti jenuh, dan panik dengan informasi demikian. Kami ingin menjaga imunitas masyarakat agar bagus di era new normal ini.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya (tengah) menggelar jumpa pers terkait kebijakan Pemkab Gianyar mengantisipasi penyebaran Covid-19, Senin (16/3/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Satgas Covid-19 Gianyar mengurangi intensitas update terkait tambahan pasien corona di Gianyar.

Ini dilakukan sejak memasuki era new normal. Tidak seperti sebelumnya, Satgas Covid-19 Gianyar rutin memberi kabar secara rinci.

Kepala Harian Satgas Covid-19 Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, pihaknya mengakui memang mengurangi porsi penyampaian informasi tambahan pasien Covid-19.

Hal tersebut bertujuan untuk menjaga imunitas masyarakat. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, masyarakat jenuh dan cenderung panik terkait hal tersebut.

“Masyarakat seperti jenuh, dan panik dengan informasi demikian. Kami ingin menjaga imunitas masyarakat agar bagus di era new normal ini. Namun demikian, bukan berarti kami tidak lagi menginformasikan. Nanti akan diinformasikan mana yang penting untuk masyarakat,” ujar Wisnu, Minggu (12/7/2020).

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Gianyar, Sabtu (11/7), Jumlah komulatif pasien positif sebanyak 168 orang dan sebanyak 110 orang sudah dinyatakan sembuh.

Wisnu berpesan, warga harus disiplin menerapkan standar kesehatan sebagai pencegahan.

“Hal terpenting saat ini adalah mari kita tingkatkan imunitas tubuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.

Wisnu mengatakan, meskipun sejak beberapa hari ini kondisi Covid-19 di Kabupaten Gianyar dalam situasi landai, namun di era new normal ini pihaknya tidak mau gegabah, terutama dalam membuka kantong-kantong keramaian publik, seperti obyek pariwisata dan akomodasi pariwisata.

Ia mengaku melakukan seleksi ketat terkait objek dan akomodasi ini.

“Yang buka harus memiliki sertifikat protokol kesehatan, dan itu verifikasinya sangat ketat. Hal ini berdasarkan kebijakan Bapak Bupati Gianyar, Made Mahayastra,” ujar Wisnu.

Karena seleksi ketat tersebut, destinasi pariwisata yang sudah beroperasi di Kabupaten Gianyar cuma tiga, yaitu Taman Safari and Marine Park, obyek wisata Monkey Forest dan Tirta Empul.

“Perekonomian memang tetap harus jalan. Tapi tidak boleh gegabah, mesti perdiperhitungan sangat matang,” tandasnya. 

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: I Putu Darmendra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved