Breaking News:

Penyelundupan Penyu di Bali

Tim Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Bali Berhasil Gagalkan Penyelundupan Puluhan Penyu Hijau

Tim Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Bali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan satwa dilindungi berupa 36 ekor Penyu hijau pada Sabtu

Dok istimewa
Sebanyak 36 ekor penyu hijau diamankan dari tangan penyelundup di Serangan Denpasar oleh Polda Bali. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Bali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan satwa dilindungi berupa 36 ekor Penyu hijau pada Sabtu (11/7/2020) malam kemarin.

Puluhan Penyu hijau itu diselundupkan menggunakan perahu jukung yang diawaki oleh Muhalim sebagai nahkoda dengan 6 ABK (anak buah kapal).

Tujuh orang pelaku kini sudah diamankan oleh Tim Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Bali beserta barang bukti berupa 36 Penyu dan sebuah perahu jukung bermesin tempel 3 unit 15 PK.

Para pelaku dan barang bukti ditangkap dan diamankan di perairan Serangan, Denpasar, Bali.

Sempat Sentuh Angka 495, Kasus DBD di Gianyar Akhirnya Menurun

Lakukan Antisipasi, Diskarmat Badung Sebut Kasus Kebakaran Tahun Ini Mulai Menurun

Saat Pandemi, Orang-Orang justru Melakukan Operasi Plastik

Saat dikonfirmasi, Direktur Polairud Polda Bali, Kombes Pol. Toni Ariadi Effendi, S.H., S.I.K., M.H., M.M. menjelaskan, berdasarkan hasil interogasi terhadap para pelaku bahwa penyu-penyu tersebut didapat dengan cara ditangkap di perairan Kerajakan.

"Rencananya akan dibawa ke Serangan untuk diserahkan kepada seseorang yang berada di Serangan atas nama Muhayat. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut," terang Dir Polairud Polda Bali kepada Tribun Bali, Minggu (12/7/2020).

Kombes Pol. Toni Ariadi Effendi menerangkan, dalam kasus ini para pelaku dijerat pasal 21 ayat 2 huruf(a) jo Pasal 40 ayat 4 Undang undang no. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

4 Hotel di Bali Masuk Daftar Hotel Terbaik di Dunia, Capella Ubud Peringkat 1 Hotel in the World

Brighton vs Man City, 5 Gol Tanpa Balas, Man City Catat 3 Prestasi, Ini Hasil Lengkap Liga Inggris

"Kegiatan ini tidak bisa dibiarkan karena dapat merusak ekosistem dan kelangsungan hidup satwa-satwa yang dilindungi, makanya kami tangkap dan kami amankan. 7 orang pelaku akan diproses dan dikembangan lagi penyidikannya sesuai hukum," ucapnya.

Puluhan penyu itu saat ini berada di Pusat Konservasi penyu di Pulau Serangan atau Turtle Education and Conservation Center (TCEC) terletak di Desa Serangan, Denpasar Selatan – Bali. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved