Breaking News:

Warisan Warga Pesisir Zaman Kolonial, Sejarah Telur Asin yang Dulu Dikonsumsi Masyarakat Pribumi

Tidak banyaknya catatan mengenai telur asin di Indonesia sebelum abad ke-20 karena telur asin bukanlah makanan yang biasa dikonsumsi oleh kalangan eli

shutterstock
Telur asin 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Telur asin yang kini menjadi khazanah kuliner Indonesia, memiliki sejarah panjang.

Sejarah telur asin di Indonesia bahkan bisa dirunut jauh hingga masa kolonial sekitar awal abad ke-20.

Sejarawan Heri Priyatmoko menyebutkan bahwa telur asin merupakan hasil kreativitas masyarakat pesisir pulau Jawa dalam mengolah garam yang berlimpah di sekitar mereka.

“Kalau hanya telur saja enggak cukup. Karena di pesisir kan banyak sekali usaha tambak garam.

Mereka mencoba untuk berkreasi, untuk variasi makanan,” kata Heri ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (10/7/2020).

Hari Terakhir Promo JSM Alfamart, Milk Fair hingga Diskon sampai 49 Persen 

Perpaduan Sempurna Ayam Panggang dan Bumbu Tomat, Berikut Resepnya

Hanya Butuh 45 Menit, Resep Dadar Gulung Unti Pisang Manis dan Lembut

Heri mengatakan bahwa catatan soal telur asin di Indonesia cenderung sulit ditemukan pada catatan sebelum abad ke-20.

Ia sendiri mengaku belum mengetahui pada abad berapa tepatnya telur asin mulai muncul di Indonesia.

Tidak banyaknya catatan mengenai telur asin di Indonesia sebelum abad ke-20 karena telur asin bukanlah makanan yang biasa dikonsumsi oleh kalangan elit.

Sebaliknya, itu menunjukkan telur asin biasa dikonsumsi oleh masyarakat pribumi kelas bawah.

“Kalau itu makanan elit, dia pasti tercatat. Kalau tidak ya itu memang makanan rakyat yang hidup di pasar tradisional,” tutur Heri.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved