Breaking News:

Pekak Berusia 73 Tahun Kembali Diperiksa Polda Bali Terkait Sengketa Lahan di Sesetan  

Pemeriksaan kali kedua ini mulai masuk babak baru yakni lebih fokus pada unsur pemalsuan tanda tangan, meterai dan blanko kuitansi.

TRIBUN BALI
Pekak berusia 73 tahun Ketut Gede Pujiama didampingi kuasa hukumnya Wihartono usai diperiksa di Polda Bali, Senin (13/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus dugaan penyerobotan tanah yang dialami I Ketut Gede Pujiama terus didalami Polda Bali.

Pekak (kakek) berusia 73 tahun itu kembali diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Bali pada Senin (13/7/2020).

Pemeriksaan kali kedua ini mulai masuk babak baru yakni lebih fokus pada unsur pemalsuan tanda tangan, meterai dan blanko kuitansi yang diduga dilakukan oleh pelaku Wayan P.

Pantauan Tribun Bali, pemeriksaan terhadap pekak Pujiama memakan waktu sekitar dua jam dengan 22 pertanyaan.

Menurut Kuasa Hukum Pujiama, Wihartono, keterangan penguasan tanah (seporadik) yang ditandatangani kadus Batas Dukuh Sari dan Lurah Sesetan ikut dipertajam penyidik.

"Dari pendalaman alat bukti tersebut akhirnya terungkap luas tanah yang diambil Wayan P dari Pujiama di Jalan Batas Dukuh Sari Gang Merak, Sesetan, Denpasar bukan hanya milik Joko Sugianto seluas 250 M2 saja. Terlapor (Wayan P) dan jaringannya mengambil 670 M2 atau hampir 7 are," ujar Wihartono.

Dia menjelaskan, klaim Wayan P  menguasai tanah berdasarkan kuitansi jelas berbenturan atau tidak sesuai.

Pada kuitansi jual beli senilai 60 juta luas tanah yang dibeli 500M2. Kuitansi kedua 150M2 seharga 10 juta. Kedua lembar kuitansi itu tertanggal 10 Maret 1990 dan 1 Januari 1990. 

Kata Wihartono, faktanya luas tanah di lapangan 670 M2. Keterangan seporadik yang dipakai dasar pensertifikatan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diduga palsu juga.

Kata dia, Wayan P tidak pernah menguasai atau tinggal di tanah tersebut sejak 1990.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: I Putu Darmendra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved