Breaking News:

Manchester City Bisa Main di Liga Champions, Man United, Chelsea dan Leicester City Bersaing 2 Kuota

The Citizens dipastikan menemani sang juara Liga Inggris, Liverpool, di ajang Liga Champions musim 2020-2021.

AFP/ SHAUN BOTTERILL
David Silva (tengah) merayakan gol bersama rekan-rekannya pada laga Man City vs Burnley di Stadion Etihad yang merupakan lanjutan pekan ke-30 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Senin 22 Juni 2020. 

TRIBUN-BALI.COM - Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) resmi menerima banding Manchester City terkait laporan UEFA tentang pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP).

CAS mengumumkan keputusan mengabulkan banding Man City pada 13 Juli 2020.

Berkat keputusan tersebut, artinya Man City bisa bermain di pentas Liga Champions untuk musim depan.

Namun demikian, klub berjuluk The Citizens itu tetap wajib membayar denda 10 juta euro atau sekitar Rp 163 miliar.

UEFA Akan Mengubah Sistem FFP Setelah Gagal Menghukum Manchester City

"Manchester City FC tidak menyamarkan pendanaan ekuitas sebagai kontribusi sponsor, tetapi gagal untuk bekerja sama dengan otoritas UEFA," demikian tulis pernyataan CAS.

Dengan keputusan tersebut, The Citizens bisa menampilkan gaya main mereka di kompetisi terelit di Benua Eropa, Liga Champions.

Terlebih, Man City saat ini juga sudah memastikan diri tembus Liga Champions jika melihat perolehan poin di papan klasemen Liga Inggris.

The Citizens dipastikan menemani sang juara Liga Inggris, Liverpool, di ajang Liga Champions musim 2020-2021.

Solskjaer Sebut Pujian Pribadi Tak Memuaskan Kiper David de Gea, UEFA Cabut Hukuman Man City

Kepastian itu tak lain dari posisi Man City dan perolehan poin di klasemen Liga Inggris.

Man City saat ini mengoleksi 72 poin, angka itu tak bisa dikejar oleh Chelsea (60 poin) yang berada di posisi ketiga dengan memaksimalkan tiga laga sisa.

Halaman
1234
Editor: Kambali
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved