Breaking News:

16 Pedagang Pasar Abiantimbul Penolak Swab Tak Dapat Izin Jualan

Para pedagang tetap bersikukuh tidak mau mengkuti swab. Petugas medis dari Puskesmas Denpasar Barat II yang telah standby akhirnya balik.

Foto Perumda Pasar
Petugas melakukan mediasi dengan pedagang Pasar Abiantimbul, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar, Selasa (14/7). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 16 pedagang Pasar Abiantimbul, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar menolak melakukan tes swab.

Dengan demikian, mereka tidak diberikan berjualan sampai bisa menunjukkan hasil swab atau rapid non-reaktif.

Perumda Pasar dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Kota Denpasar, pihak kepolisian serta Dinas Perhubungan mencoba melakukan pendekatan kepada para pedagang selama 30 menit, Selasa (14/7/2020). Namun upaya yang dilakukan gagal.

Para pedagang tersebut tetap bersikukuh tidak mau mengkuti swab. Petugas medis dari Puskesmas Denpasar Barat II yang telah standby akan melakukan swab akhirnya balik.

Penolakan tersebut tidak saja karena terpovokasi oleh pedagang lainnya. Namun karena mereka merasa trauma dan masih merasakan sakit pada hidung pasca dilakukan swab 3 Juli lalu.

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata mengatakan, pedagang yang menjalani swab pada tahap pertama itu dikucilkan oleh masyarakat tempat mereka tinggal.

"Saya katakan kepada mereka, kami hanya memfasilitasi mereka untuk melakukan swab sesuai dengan peraturan. Tes swab sebanyak dua kali dengan hasil negatif. Bahkan kami datang bersama petugas dari puskesmas berharap mereka mau mengikuti arahan untuk di swab," katanya.

Direktur Umum Perumda Pasar, Anak Agung Yuliarta menegaskan, pedagang ini tak diperbolehkan berjualan.

"Mulai besok (15 Juli) mereka kami tidak ijinkan untuk berjualan. Mereka baru boleh berjualan dengan syarat harus menunjukkan surat keterangan swab negatif," ujarnya.

"Jika mau berjualan tunjukkan dulu surat keterangannya, baru kami izinkan. Ini juga demi kebaikan pedagang yang lain yang ada di kawasan tersebut," sambung Yuliarta.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: I Putu Darmendra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved