Breaking News:

Sri Ngaku Terima Sertifikat dari Saksi Korban, Wirantara: Saya Tak Pernah Serahkan Sertifikat

Sidang kasus penipuan dan penggelapan sertifikat tanah oleh terdakwa Ketua Koperasi KSP Sedana Yoga Sri Artini,

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Sidang agenda pemeriksaan saksi di Kejari Negara, Jembrana, Bali, Rabu (15/7/2020)., 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Sidang kasus penipuan dan penggelapan sertifikat tanah oleh terdakwa Ketua Koperasi KSP Sedana Yoga Sri Artini (43), memasuki babak pembuktian.

Dalam sidang yang digelar di tiga tempat ini, muncul fakta dari keterangan terdakwa.

Terdakwa mengaku di hadapan Ketua Majelis Hakim Benny Octavianus, sertifikat itu diserahkan oleh saksi korban sendiri di kantor koperasi.

Dalam sidang pembuktian, Rabu (15/7/2020), terdakwa menuturkan sertifikat sdiserahkan sendiri oleh saksi korban ke terdakwa di kantor koperasi yang dipimpinnya.

Itu terkait utang piutang yang dilakukan saksi korban.

Korban disebut terdakwa memiliki utang sebesar Rp 185 juta.

Sehingga menjaminkan satu buku tanah asli Sertifikat Hak Milik No. 1726/Desa Manistutu seluas 5900 Meter persegi atas nama I Putu Sarwa (almarhum), yang merupakan ayah kandung dari Wirantara.

"Sertifikat itu diserahkan oleh terdakwa di kantor koperasi, Yang mulia," ucap Sri di hadapan Majelis Hakim, Rabu (15/7/2020).

Keterangan terdakwa ini berbeda dengan keterangan saksi.

Dimana saksi korban I Made Wirantara, mengaku tidak pernah menyerahkan sertifikat tersebut.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved