Breaking News:

Corona di Bali

Seorang Pegawai di Karangasem Postif Covid-19, Aktivitas di Kantor DPRD Ditutup Sementara

Pihaknya belum bisa memastikan kapan aktivitas di Sekretariat DPRD akan dibuka kembali, mengingat kondisi belum bersahabat.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Eviera Paramita Sandi
Pixabay
Ilustrasi covid-19. 

Kebijakan ini diterapkan sejak akhir Juni 2020 lalu.

"Dari 14 pasar yang dikelola Pemerintah Karangasem, hanya 3 pasar yang menerapkan kebijakan seperti itu. Semua beroperasi seperti biasanya. Ini hasil keputusan Gugus Tugas Desa dan Kecamatan,"ungkap Kepala Disprindag, I Wayan Sutrisna, Selasa (14/7/2020).

Ditambahkan, operasional pasar boleh diatur di masing-masing satgas.

Mengingat kasus Covid-19 di Karangasem terus bertambah tiap hari.

Satgas di Desa dan Kecamatan memiliki wewenang dalam terapkan operasional pasar sesuai situasi kondisi di setiap daerah tersebut saat pandemi.

"Ini hasil evaluasi di Desa dan Kecamatan. Sifatnya sementara. Kita tak ingin terjadi cluster pasar seperti di Klungkung, Bangli. Semoga kita semua terhindar dari Covid-19," tambah Sutrisna, mantan Kabag Ekonomi serta Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda serta Olahraga (Disdikpora).

Petugas Disprindag Karangasem terus memberi sosialisasi dan edukasi ke pedagang serta pembeli yang berkunjung ke pasar.

Bagaimana dagang serta pembeli tetap kedepankan perilaku hidup sehat dan bersih dan mengikuti protokol kesehatan sesuai yang ditentukan oleh gugus tugas percepatan Covid-19.

Penerapan protokol kesehatan ini harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

Adapun fasilitas berkaitan dengan protokol kesehatan telah disediakan seperti tempat cuci tangan, face shield untuk para pedagang, dan diharuskan mengunakan masker untuk pedagang/pembeli yang berkunjung sekitar pasar.

"Disprindag Karangasem telah persiapkan fasilitas protokol kesehatan. Seperti alat pelindung diri (APD), tempat cuci tangan, serta alat pengukur suhu tubuh. Hand sanitaizer beserta sabun dan air untuk cuci tangan,"tambah Sutrisna.

Pihaknya akan berupaya memutus penyebaran Covid-19 dan rutin melakukan penyemprotan desinfektan di setiap pasar.

Penjagaan pasar bekerja sama dengan instansi terkait, pecalang beserta satgas gotong royong desa adat.

Harapannya, kasus Covid-19 bisa ditekan di Karangasem, dan yang terpenting bisa memutus penyebaran virus di Bumi Lahar.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved